Permada Tumalehu Barat Dalam Waktu Dekat Bakal Adakan Mubes

AMBON – Dalam waktu dekat, Perhimpunan Mahasiswa Pelajar Pemuda (Permada) Tumalehu barat, bakal melaksanakan Musyawarah besar (Mubes) perdana pada tanggal 16 Februari 2020 mendatang di sekretariat yang beralamat di Jalan tanah rata, Rt, 001/08, Kelurahan Batu Merah, Kota Ambon,” kata Ketua Panitia musyawarah besar (Mubes) Permada Arifin Kalidupa ketika dikonfirmasi via telepon, Sabtu (01/02/20).

Dikatakanya, Permada ini merupakan salah satu paguyuban dari Desa Tumalehu Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku di bentuk agar silaturahim antar sesama mahasiswa pelajar dan pemuda bahkan masyarakat sekalipun yang berasal dari kampung kami selalu terjalin harmonis.

“Bahkan tak hanya itu, organisasi yang baru digagas ini sungguh mempunyai mimpi dan cita -cita yang sangat besar,” ungkap Aripin.

Olehnya itu, dalam mengaktualisasikan dan bereksistnsi dalam proses pengembangan organisasi ini walaupun saat ini levelnya masih pada tingkat paguyuban kampung kampung (PKK) . Namun menurut Aripin, selaku Ketupat Mubes Permada, walaupun memang wadah yang kecil dan dicetuskan dari sebuah kampung, akan tapi insyaallah jika kita bermodal semangat dan bersatu maka kita akan mampu membawanya ke kelas Nasional.

Kata Arifin, Itu berarti kami yang tergolong dalam perhimpunan ini sudah ada networking atau publik relation sampai ke level Daerah, Provinsi sampai Nasional.

Pertemuan yang baru berlangsung di Caffe robot, Jln. Jendral Sudirman itu, terpantau berapa toko penggerak juga hadir untuk memberikan spirit diantaranya, Firman Atamimi, Wandri Makasar, Ahmad Bugis dan Zulkarnain Tomia, bahkan merek juga siap untuk mengawal proses putara, putri yang tergabung dalam Himpunan Permada kedepanya.

Terpisah, Zulkarnain Tomia, SH. Selaku tokoh Penggerak Permada, melalui aplikasi tukar pesan Whatsapp mejelaskan, Insyaallah kami selaku kaka kaka dari mereka Kedepan nantinya berharap perhimpunan Permada ini dapat slalu tampil eksis dalam memperjuangkan kepentingan Negeri, bahkan Kecamatan Kepulauan Manipa.

Lalu Permada juga tidak perlu bersaing dengan paguyuban-paguyuban lain yang sifatnya mengarah ke hal-hal pragmatis tapi dapat mampu menciptakan hal-hal yang kreatif, inovatif sehingga menjadi organisasi yang terlihat mandiri.

“Saya berharap agar adik-adik yang saat ini semangat untuk membangun perhimpunan ini harus lebih semangat dalam proses, lalu jangan lupa juga proses perkuliahan sekolah bahkan kesibukan kerja bagi pemuda jangan di tinggalkan, karena nantinya tidak singkronisasi antara kesibukan kuliah sekolah dan kerja dan proses Permada nantinya,” pungkasnya.

“Jadikanlah Permada sebagai wanita cantik sehingga rasa cinta, rasa memiliki dan tanggung jawab juga akan tetap tertanam dalam hati,” tutupnya dengan syair yang indah.

Tambahan zulkarnain Perhimpunan ini juga kita libatkan dan kita rangkul adik-adik pelajar dan pemuda yg ada di Kota Ambon bahkan di luar Kota Ambon sehingga nantinya tdak mrasa di marjinalkan selaku anak negeri Tumalehu Barat, bukan hanya mahasiswa saja yg menjadi roda penggerak. Sehingga kelihatan mereka itulah yang paling diutamakan. (MS)

213 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *