PP Kota Ternate Desak Pemkot Antisipasi Lonjakan Harga Sembako Jika Terjadi Lockdown

TERNATE– Kota Ternate merupakan salah satu kota di Provinsi Maluku Utara dimana kota ini menjadi kota transit atau kota jasa bagi sembilan kabupaten/kota di Maluku Utara. Maka hal ini sudah pasti menjadi pintu masuk bagi setiap orang yang berkunjung ke Maluku Utara. Olehnya itu akan menjadi sangat rawan bila pemerintah daerah tidak bergerak cepat untuk mengambil keputusan dalam memutus mata rantai penularan Virus Corona atau biasa disebut Covid-19.

Pasca penetapan Kota Ternate sebagai darurat Covid-19 oleh pemerintah daerah maka secara tidak langsung kondisi tersebut berdampak pada aktifitas masyarakat, khususnya perputaran ekonomi,”ujar juru bicara Pemuda Pancasila Kota Ternate, Nurcholish Rustam kepada media ini, Selasa (24/03/20).

Menurut Nurcholish, Pemerintah Kota Ternate melalui OPD teknis sudah harus mempersiapkan langkah-langkah antisipasi jika pemerintah pusat menetapkan Indonesia atau provinsi yang memiliki pasien positif Covid-19 harus di-Lockdown atau diisolasi.

“Ini menjadi sangat penting, sebab sebagian besar masyarakat Kota Ternate masih bergantung pada sektor jasa. Selain itu kebutuhan pangan masyarakat Kota Ternate juga masih bergantung dari kota atau provinsi tetangga, khususnya suplai sembilan bahan pokok (sembako). Ini akan sangat resistensi dan berimbas pada gejolak sosial ditengah masyarakat,”imbuhnya.

Olehnya itu, kami mendesak kepada pemerintah daerah agar sudah berpikir jauh kedepan, dengan mempersiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menangani masalah ini bila terjadi dikemudian hari,”tutup Nurcholish. (Red)

247 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *