Ribuan Pedagang di Tidore Jalani Rapid Test

TIDORE KEPULAUAN – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan rapid test massal kepada para pedagang di Pasar Sarimalaha dan Pasar Rakyat Gosalaha, Selasa, (19/05).

Rapid test massal kepada ribuan pedagang yang dipantau langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim dan Wakil Wali Kota Muhammad Sinen tersebut sebagai upaya menekan dan bahkan memutuskan penyebaran mata rantai virus corona di Kota Tidore Kepulauan.

Sebelum dilakukan rapid test kepada pedagang, Wali Kota Ali Ibrahim yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Covid-19 memantau aktivitas pasar sekaligus menghimbau kepada para pedagang dan pengunjung pasar untuk selaku menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan di setiap beraktivitas.

Dirinya juga meminta kepada para pedagang agar mengikuti pengambilan rapid test yang dilakukan oleh tim medis.

“Kami lakukan rapid test ini karena di Indonesia sudah 1000 lebih dan di Malut sudah 93 yang positif Corona. Tenaga medis akan ambel tes darah. Mudah-mudah tidak ada yang positif Corona, jadi saya himbau pakai masker, jaga jarak, cuci tanga,” kata wali kota.

Selain memantau dan memberikan himbauan kepada pengunjung dan pedagang pasar, Wali Kota Ali Ibrahim juga memberikan arahan kepada para tim sebelum dilakukan rapid test massal.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ali Ibrahim menyampaikan bahwa rapid test yang dilaksnakan ini ditargetkan sebanyak 1500 pedagang, baik yang ada di Pasar Sarimalaha dan Gosalaha maupun di Pasar Rum.

Dikatakan, semoga dalam rapid test ini hasilnya secara keseluruhan negatif sehingga tidak ada yang positif Coron.

“Semoga 1500 orang yang rapid test nanti hasilnya negatif sehingga transaksi di pasar berjalan normal. Tes ini juga kita memutuskan corona agar tidak terjadi di Tidore,” ujar Ali Ibrahim.

Usai memberikan arahan, Wali Kota Ali Ibrahim bersama tim kemudian memantau langsung pelaksanaan rapid test massal tersebut.

Sementara itu, untuk hasil rapid test massal hari pertama di pasar tersebut diikuti 306 orang pedagang, kesemuanya dengan hasil non reaktif. (Red)

174 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *