Dalam 24 Jam, Polsek Kubu Berhasil Tangkap Dua Pasutri Usai Maling di Rumah Warga

Rokan Hilir – Pasangan suami-istri (pasutri) berinisial LH dan EV terpaksa diamankan  Polsek Kubu karena diduga telah melakukan aksi pencurian di rumah milik salah satu warga masyarakat di Desa Sungai Majo, Kecamatan Kubu Babussalm.

Usai melakukan aksi, kedua tersangka langsung diamankan oleh Tim Opsnal Polsek Kubu dalam waktu 24 jam. Awal penangkapan ini berdasarkan laporan korban yang melaporkan kehilangan barang berharga seperti emas, TV dan perabotan lainya pada hari Senin, (31/8/) bulan lalu, “kata Kapolsek Kubu Iptu R. Sudaryono, S.I.K M.M, melalu siaran press, Kamis (3/9/20).

“Kedua tersangka ini merupakan karyawan di PT. Jatim Jaya Perkasa itu melakukan pencurian dengan peran yang berbeda dalam melancarkan aksinya.”

Dia bilang, pelaku berinisial LH merupakan suami dari pelaku EV yang mana LH berperan sebagai eksekutor atau yang melakukan pencurian sedangkan pelaku berinisal EV ( istri pelaku LH ) berperan sebagai penjual hasil curian dari pelaku LH.

Menurutnya, aksi mereka sanggat kompak dalam hal melakukan tindak pidana di duga pencurian dengan pemberatan tersebut.

Mendengar laporan tersebut, Kapolsek Kubu memerintahkan unit reskrim Polsek Kubu melakukan pengembangan dan mancari barang bukti yang lainnya serta melakukan penggeledahan di rumah pelaku berinisial LH.

Berdasarkan hasil pengeledahan rumah pelaku, unit reskrim Polsek Kubu mendapati 1 unit sepeda motor merk CBR yang mana sepeda motor tersebut diduga hasil curian yang dilakukan oleh pelaku berinisial LH.

Dikesempatan itu, Kapolsek Iptu R. Sudaryono mengataakan, “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam agar selalu waspada saat pergi keluar rumah,  pastikan sebelum bepergian semua pintu dan jendela terkunci dan diberi pengaman guna mengantisipasi terjadinya tindak pidana seperti pencurian.

Terkait tindakan tersebut, saat ini penyidik Polsek Kubu masih melaku pemeriksaan terhadap kedua pelaku atas perbuatannya.

Karena kecerobohan kedua tersangka, akhirnya terancam dijerat pasal 363 dan 480 KUHP dengan ancaman paling lama 7 dan 5 tahun penjara. (Fahrorozi)

277 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *