Belajar Geografi Fisik, Mahasiswa Geografi STKIP Praktikum di Stasiun Geofisika Ternate

TERNATE – Tingkatan pemahaman mahasiswa pada mata kuliah Geografi Fisik, Program Studi (Prodi) Geografi STKIP Kie Raha mengikutsertakan 18 orang mahasiswa semester IV melaksanakan praktikum di kantor Geofisika Kelas III Ternate.

Ketua Program Studi Pendidikan Geografi STKIP Kie Raha, Alwi La Masinu, M.T usai mendampingi mahasiswanya di Kantor Geofisika Kelas III Ternate mengaku, dalam meningkatkan wawasan mahasiswa di dalam metode pembelajaran Geografi tidak semuanya di selesaikan di dalam kelas ruang belajar tetapi harus ada praktek di lapangan 1 SKS, yang di sesuaikan dengan rumpun ilmu geografi,”ujarnya di Ternate, Rabu (7/4/21).

Alumni Magister Tekni Geologi Universitas Hasanuddin Makassar dengan tegas mengatakan, selama masih memiliki peluang dan waktu maka kegiatan yang telah dilakukan seperti hari ini tidak akan berhenti sampai disini melainkan masih akan ada banyak program yang berlanjut.

Misalnya, penenpatan mahasiswa magang untuk semester 6 selama beberapa bulan kedepan, dan rencana melakukan praktikum penentuan arah kiblat menggunakan tedolit. Bahkan masih banyak lagi yang perlu dikembangkan dan
diajarkan kepada mahasiswa.

Apalagi, Prodi Geografi STKIP dalam mengembangkan kualitas mahasiswa selau bergerak dengan moto “Learning By Riset” atau belajar sambil meneliti dengan dua tujuan utama yang harus dicapai diantaranya, sebagai calon tenaga pendidik yang unggul dan mampu menguasai bidang pemetaan hal ini akan menjadi ikon Geografi kedepan.

Selain itu mahasiswa juga di berikan pengenalan alat berupa Pendeteksi gempa, tanda waktu, petir dan Warning Receiver System atau WRS. Alat ini berfungsi menerima informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami berupa smart display dan lain sebagainya.

Selain itu, atas nama Ketua Prodi STKIP Kie Raha Ternate mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Andri Wijaya Bidang dan seluruh jajarannya, dimana telah bersedia menerima dan membimbing mahasiswa kami (red, Geografi STKIP Kie Raha.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Andri Wijaya Bidang mengatakan, pemahaman masyarakat tentang mitigasi dan mengetahui penyebab bencana geologi memiliki peranan penting dalam upaya penanggulangan atau mitigasi. Dalam upaya bagaimana menghadapi mitigasi bencana, lanjut Andri, diperlukan sosialisasi yang intens.

Sementara, Munasir Yudin salah satu mahasiswa geografi dalam keterangannya mengatakan, ia besama teman mahasiswa lainya sangat berterima kasih kepada Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Ternate.

Hal ini karena, Stasiun Geofisika selain telah menerima kami dengan senang hati untuk melakukan praktek dan berbagi pengalaman, kami juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan dan sejumlah fasilitas yang langsung dibina oleh dua orang tenaga ahli yaitu pak Taufik dan pak Bayu.

“Sudah beberapa kali kami melakukan praktek di Stasiun Geofisika, dimana sebelumnya seperti menerima materi dan cara melakukan pengamatan hilal atau melihat bulan baru,”katanya.

Sementara untuk hari ini, Stasiun Geofika kembali meluangkan waktu mereka untuk memberikan pemahaman bagaimana proses terjadinya gempa bumi dan Tsunami dengan melihat langsung melalui peralatan yang di miliki kantor Geofisika.

Tak hanya itu, kami juga diberikan penjelasan dan bagaiman cara-cara mengantisipasi diri dan keluarga saat berada di lingkungan masyarakat ketika bencana gempa dan Tsunami itu terjadi. (*)

120 View

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *