TIDORE – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tidore Kepulauan mengumumkan perubahan strategi politiknya di Pilwako Tidore 2024. Gerindra Tidore memutuskan untuk tidak lagi memprioritaskan kemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore nomor urut 2, Syamsul Rizal Hasdy dan Adam Dano Jafar (SAM ADA). Keputusan ini ditegaskan oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tidore, Muhammad Bin Taher, dalam pertemuan dengan media pada Senin (11/11/24).
Muhammad Bin Taher menyatakan bahwa keputusan ini lahir dari hasil rapat internal yang dilakukan bersama Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku Utara, Syahril Taher, yang juga maju sebagai Calon Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara. “DPC Gerindra Tidore diminta untuk fokus memenangkan Aliong Mus dan Syahril Taher (AM SAH) di Pilgub Malut, sementara untuk pasangan SAM ADA, kami mengambil sikap pasif,” ujarnya.
Fokus penuh Gerindra Tidore kepada pasangan AM SAH ini muncul hanya dua minggu jelang hari pencoblosan. Menurut Bin Taher, pemenangan AM SAH di Tidore Kepulauan sejauh ini masih membutuhkan lebih banyak energi dan sumber daya. “Kami ingin memastikan bahwa langkah politik Gerindra Tidore dalam mendukung AM SAH dapat berjalan maksimal, sehingga kami memilih untuk tidak lagi berfokus pada pemenangan SAM ADA,” tambahnya.
Bin Taher juga menyampaikan bahwa untuk Pilkada Tidore, DPC Gerindra menyerahkan keputusan kepada masing-masing kader dalam menentukan pilihan politik mereka. “Namun untuk Pilgub Malut, semua harus fokus pada AM SAH,” tegasnya.
Keputusan ini mencerminkan strategi politik Gerindra yang berorientasi pada kemenangan tingkat provinsi, menandakan bagaimana peta politik di Tidore semakin kompleks menjelang Pilkada.
(Abj)









