Distan Malut Dorong Perencanaan Pembangunan Pertanian Berbasis Kewilayahan

oleh -110 Dilihat
oleh

Ternate-  Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, Anwar Husen, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam merancang arah pembangunan pertanian yang lebih baik dan berkelanjutan di Maluku Utara. Harapan ini disampaikan usai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara, Rabu (23/7/2025).

“Semoga dalam Musrenbang ini, Dinas Pertanian Maluku Utara dapat berkolaborasi dengan Dinas Pertanian kabupaten/kota, Bappeda, dan instansi terkait sehingga dapat menghasilkan suatu perencanaan yang baik untuk pembangunan pertanian Provinsi Maluku Utara ke depan,” ujar Anwar Husen.

Ia menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor tanpa ada keberpihakan antar wilayah. Menurutnya, seluruh kabupaten/kota memiliki karakteristik kewilayahan masing-masing yang patut menjadi dasar pengembangan komoditas pertanian secara spesifik.

“Kita tidak boleh memilih wilayah satu dan lainnya, akan tetapi semuanya sama karena tujuannya adalah untuk kemajuan bersama. Kita harus bijak dalam melihat ini agar pemilihan komoditas menjadi dasar pembangunan pertanian ke depan yang lebih baik di Maluku Utara,” ucapnya.

Anwar juga menekankan pentingnya pengembangan pertanian berbasis kewilayahan, dengan mempertimbangkan potensi lokal seperti beras, hortikultura, serta upaya mewujudkan swasembada daging dan telur.

Dalam Musrenbangtan tersebut, sejumlah narasumber dari berbagai instansi turut dilibatkan untuk memperkuat perencanaan sektor pertanian. Balai Wilayah Sungai hadir memberikan paparan terkait penyediaan irigasi, sementara Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan data pembanding untuk mengukur kemajuan sektor pertanian.

Tak hanya itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga terlibat memberikan masukan berbasis sains dan teknologi, sedangkan Bappeda memaparkan pentingnya sinkronisasi perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang.

Komisi III DPRD Maluku Utara turut menyatakan dukungannya terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian di daerah. Legislator menilai, sinergi antarlembaga ini penting dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.(Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.