Komite Talent Malut Ungkap Temuan Penting Wawancara OPD

oleh -184 Dilihat
oleh

Ternate- Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai menjalankan tahapan penting dalam manajemen talenta pejabat eselon II. Pada Rabu, 26 November 2025, sembilan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) telah mengikuti uji kompetensi tahap wawancara mendalam yang dilakukan oleh Komite Talent Maluku Utara.

Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Talent Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, menjelaskan bahwa seluruh proses dilaksanakan sesuai dengan SK pelaksanaan manajemen talenta yang sudah ditetapkan.

“Sesuai SK pelaksanaan manajemen talenta, kita melaksanakan tahapan-tahapan yang menilai potensi dan kinerja, termasuk di antaranya uji kompetensi,” ujar Samsuddin.

Pada hari pertama pelaksanaan, komite telah mewawancarai sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Kesbangpol Armyn Zakaria, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Rahwan K. Suamba, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Iksan Arsyadx dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yudhitya Wahab

Selain itu, beberapa kepala OPD lain yang masuk dalam daftar juga telah melalui tahap konfirmasi kapasitas dan kompetensi.

Penilaian Disusun Melalui Metode Berlapis

Samsuddin menegaskan bahwa nilai akhir dari uji kompetensi akan menentukan posisi setiap pejabat dalam nine box system manajemen talenta yang dikembangkan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ia menjelaskan bahwa penilaian uji kompetensi terdiri dari beberapa komponen:

Tes CAT yang sudah dilaksanakan sebelumnya Wawancara ahli oleh tim akademisi dari Universitas Padjadjaran, Uji kompetensi teknis melalui wawancara mendalam oleh Komite Talent.

Komite Talent sendiri terdiri dari Kepala BKD, Kepala Inspektorat, Kepala Biro Hukum, dan Kepala Biro Organisasi.

Wawancara Fokus pada Wawasan, Integritas, dan Komunikasi

Mantan Pj. Gubernur Malut, menambahkan. dalam sesi wawancara, para pejabat dikonfirmasi terkait kapasitas mereka dalam berbagai aspek.

“Ini tidak lagi hanya melihat kemampuan tertulis, tetapi konfirmasi langsung mengenai wawasan, komunikasi, integritas, komitmen, inovasi, hingga konsep yang ditawarkan pejabat. Akumulasi seluruh penilaian inilah yang akan menentukan pergeseran atau kelanjutan jabatan,” ucapnya.

Samsuddin mengungkapkan, hasil wawancara hari pertama menunjukkan sebagian besar OPD mampu memberikan penjelasan yang rasional dan sesuai ekspektasi. Selain menilai kompetensi teknis, komite juga menanyakan kesiapan para pejabat apabila ditempatkan di OPD lain sesuai kebutuhan organisasi.

Tahapan uji kompetensi ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Malut memperkuat sistem merit dan memastikan manajemen talenta berjalan sesuai standar nasional sebelum melakukan penataan ulang struktur OPD.(Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.