TIDORE — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan resmi membuka seleksi calon Direksi dan Dewan Pengawas dua badan usaha milik daerah, yakni Perumdam Air Minum Ake Mayora dan Perusda Aman Mandiri untuk periode 2026–2030. Pengumuman ini menandai dimulainya proses mencari figur-figur yang dianggap mampu menggerakkan perusahaan daerah agar lebih sehat dan produktif.
Seleksi tersebut tertuang dalam pengumuman Panitia Seleksi Nomor: 01/Pansel.DIR.DP-AM/KTK/2026. Pendaftaran dibuka selama sembilan hari, mulai 2 hingga 10 Februari 2026. Pemkot berharap proses ini melahirkan pemimpin BUMD yang tidak sekadar memenuhi syarat administratif, tetapi juga memiliki keberpihakan pada kepentingan publik Tidore.
Untuk posisi Direksi Perumdam Ake Mayora, pelamar diwajibkan berijazah minimal strata satu dan berusia paling tinggi 55 tahun saat mendaftar pertama kali. Selain itu, kandidat harus memahami manajemen perusahaan, mengerti tata kelola pemerintahan daerah, serta memiliki rekam jejak integritas, kepemimpinan, dan dedikasi. Syarat penting lainnya, pelamar tidak pernah dinyatakan bersalah menyebabkan perusahaan yang dipimpinnya pailit.
Ketentuan serupa juga berlaku bagi calon Direktur dan Dewan Pengawas Perusda Aman Mandiri. Bedanya, batas usia untuk calon Dewan Pengawas ditetapkan maksimal 60 tahun. Panitia menekankan bahwa aspek kejujuran, pengalaman, dan perilaku baik menjadi pertimbangan utama, mengingat BUMD memikul misi pelayanan sekaligus penguatan ekonomi daerah.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui pemindaian kode barkot yang telah disediakan panitia. Setelah registrasi online, berkas lamaran wajib diserahkan ke Bagian Perekonomian dan SDA Kota Tidore Kepulauan untuk divalidasi. Batas akhir penyerahan dokumen fisik ditetapkan pada 12 Februari 2026.
Panitia Seleksi juga membuka ruang informasi bagi masyarakat yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut melalui nomor kontak 0813 8052 1161 dan 0852 9859 9400. Langkah ini, kata mereka, demi menjaga transparansi sekaligus memberi kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik Tidore untuk ikut berkompetisi.
Di balik proses administratif itu, sesungguhnya ada harapan besar: BUMD tidak lagi sekadar papan nama, tetapi menjadi mesin ekonomi yang berpihak pada warga. Seleksi ini adalah pintu pertama menuju arah itu. (@b)








