Jalan Baru BUMD Tidore dan Harapan pada Sosok Abubakar Yasin

oleh -61 Dilihat
oleh

TIDORE – Peta kepemimpinan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tidore Kepulauan mulai menemukan titik terang. Dukungan terbuka datang dari Mantan Ketua Komisi II DPRD yang juga Ketua DPC PKB Tidore, Murad Polisiri, kepada Abubakar Yasin, untuk memimpin Air Minum Ake Mayora dan Aman Mandiri periode 2026–2030.

Murad menilai, figur yang akrab disapa ABy itu memiliki modal pengalaman yang tidak sedikit. Jejak kerjanya selama ini dianggap dekat dengan persoalan riil masyarakat, terutama sektor pelayanan publik yang menjadi wajah utama BUMD.

“Pengalaman dan latar belakang ABy sudah teruji. Ia memahami kebutuhan masyarakat Tidore dan tantangan di lapangan,” kata Murad, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, BUMD membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cakap mengelola angka, tetapi juga memiliki hati. Bagi Murad, keberpihakan sosial menjadi kunci agar perusahaan daerah tidak kehilangan arah di tengah tuntutan profesionalisme.

“Saya melihat ada kepekaan itu pada diri Abubakar. Karena itu saya siap mendukung penuh,” tegas politisi yang akrab disapa Ato tersebut.

Murad berharap Air Minum Ake Mayora ke depan mampu menjadi garda terdepan pemenuhan kebutuhan dasar warga, khususnya akses air bersih yang merata dan berkeadilan. BUMD, menurutnya, tidak boleh terjebak semata pada orientasi laba, melainkan harus menjadi alat pelayanan publik.

Sementara itu, Abubakar Yasin membenarkan dirinya telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan dua BUMD strategis tersebut. Ia mengaku siap mengikuti seluruh proses seleksi dengan semangat kompetisi yang sehat.

“Saya sudah mendaftar dan siap mengikuti setiap tahapan. Tujuannya satu, bagaimana BUMD ke depan bisa lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Abubakar.

Bagi ABy, mengelola perusahaan air minum memiliki dimensi lebih dari sekadar tata kelola teknis. Air, kata dia, adalah urat nadi kehidupan yang menyentuh sisi kemanusiaan paling mendasar.

Ia mengingat sebuah pesan moral dalam hadis tentang kemuliaan memberi minum makhluk yang kehausan. Bagi Abubakar, nilai itulah yang ingin ia bawa dalam pengelolaan Air Minum Ake Mayora.

“Air adalah sumber hidup. Mengurus sektor ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi amanah sosial yang mulia,” tuturnya.

Dengan niat tersebut, ia berharap mendapat kesempatan mengabdikan diri melalui BUMD dan memastikan perusahaan daerah hadir sebagai solusi bagi warga Tidore.

“Semoga niat baik ini mendapat jalan dan membawa manfaat bagi kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.

Dukungan politik yang menguat, rekam jejak yang terhampar, serta visi pelayanan yang ditawarkan Abubakar kini menjadi bagian dari dinamika baru BUMD Tidore. Apakah harapan itu berlabuh pada kursi kepemimpinan, waktu yang akan menjawabnya. (@b)


No More Posts Available.

No more pages to load.