TERNATE — Seluruh kru KM Garda Nusantara 17 yang mengalami kerusakan mesin di perairan Maluku Utara akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat pada Minggu (15/3/2026). Proses penyelamatan dilakukan oleh tim SAR gabungan meski sempat terkendala cuaca buruk di laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa seluruh kru kapal berhasil diselamatkan dan dibawa menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menggunakan KM Sabuk Nusantara 115.
Namun, kapal KM Garda Nusantara 17 tidak dapat diselamatkan. Kapal tersebut karam dan akhirnya tenggelam di perairan antara Pulau Batang Dua dan Ternate.
“Proses evakuasi sedikit mengalami kendala akibat cuaca buruk, gelombang tinggi dan angin kencang. Namun seluruh korban berhasil diselamatkan,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, pada pukul 15.15 WIT, tujuh orang kru berhasil dipindahkan ke KM Sabuk Nusantara 115 untuk kemudian dibawa menuju Pelabuhan Ahmad Yani. Sementara itu, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Ternate juga mengerahkan KM Sabuk Nusantara 86 untuk membantu proses penanganan dan pengawalan bersama KN SAR Pandudewanata.
Sekitar pukul 18.50 WIT, KM Sabuk Nusantara 86 tiba di lokasi kejadian dan bertemu dengan KM Sabuk Nusantara 115. Kedua kapal tersebut kemudian bergerak bersama menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dengan pengawalan kapal SAR.
Pada pukul 23.00 WIT, seluruh tim bersama para korban akhirnya tiba di dermaga Pelabuhan Ahmad Yani dalam keadaan selamat. Selanjutnya para korban diserahkan kepada pihak PT PELNI Ternate dan keluarga masing-masing, sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Polda Maluku Utara.
Setelah seluruh proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing sekaligus menutup operasi pencarian dan pertolongan. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dalam operasi tersebut.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Ternate, Kepolisian Daerah Maluku Utara, Brimob Polda Maluku Utara, Polres Ternate, TNI Angkatan Laut Lanal Ternate, Korem 152/Babullah, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), PT PELNI, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Jasa Raharja, serta unsur relawan lainnya.
Adapun tujuh kru kapal yang berhasil diselamatkan yakni Untung Purwadi, Felix Herman Sulipatty, Teguh Gunawan, Dimas Afif Sugiyanto, Anselmus Hamonangan, Mohammad Al Yudha C.R., dan Mochmad Makhsun.
Informasi awal kejadian dilaporkan oleh Rudi Arif dari PT PELNI Ternate pada pukul 12.00 WIT. Insiden tersebut terjadi di perairan Maluku Utara pada koordinat 0°40.20’ LU / 126°52.71’ BT, sekitar 29,73 mil laut dari Ternate. (@b)










