Gempa M 7,6 Guncang Malut–Sulut, Tidore Terkendali, Warga Sempat Mengungsi

oleh -39 Dilihat
oleh

TIDORE — Pascagempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memastikan kondisi di lapangan masih terkendali.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, usai mengikuti rapat koordinasi penanganan darurat bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian PMK secara virtual, Kamis (2/3/2026).

Menurut Ahmad, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah warga di kawasan pesisir sempat mengungsi untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan.

“Evakuasi dilakukan secara mandiri oleh warga, terutama di wilayah pesisir. Situasi saat ini sudah berangsur normal,” ujarnya.

Data sementara mencatat kurang dari sepuluh rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Sementara itu, pendataan terhadap infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas pendidikan masih terus dilakukan.

Di sektor layanan kesehatan, bangunan Rumah Sakit Daerah Tidore dilaporkan mengalami retakan pada bagian dinding. Meski demikian, seluruh pasien dan tenaga medis telah dievakuasi sebagai langkah antisipasi.

“Langkah evakuasi sudah sesuai SOP. Kami tetap siaga jika terjadi gempa susulan,” tambahnya.

Di tingkat pusat, Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto memastikan pemerintah pusat terus memantau perkembangan di daerah terdampak. BNPB juga menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan jika situasi berkembang.

Meski kondisi relatif terkendali, pemerintah daerah tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang. (@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.