Seleksi Porprov Zona Oba Dibanjiri Talenta, 62 Pemain Unjuk Gigi di Toseho

oleh -937 Dilihat
oleh

Tidore — Semangat sepak bola dari daratan Oba akhirnya menemukan panggungnya. Hari pertama seleksi tim Porprov Askot PSSI Tidore Kepulauan zona Oba–Oba Selatan yang digelar di Lapangan Desa Toseho, Selasa (14/4/2026), langsung menyedot perhatian. Sebanyak 62 pemain muda bertalenta turut ambil bagian, menandai antusiasme yang selama ini terpendam.

Ketua Askot PSSI Tidore Kepulauan, Ardiansyah Fauji, yang akrab disapa Iansyah, dalam wawancara bersama media ini menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah awal membuka ruang keadilan bagi talenta lokal.

“Ini langkah yang sangat luar biasa, karena baru pertama kalinya seleksi tim Porprov dilakukan di wilayah Oba. Kita ingin semua pemain punya kesempatan yang sama untuk masuk tim Persikota yang akan berangkat ke Halmahera Utara,” ujar Iansyah.

Di tengah lapangan yang dikelilingi sorak dukungan, para pemain terlihat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mulai dari teknik dasar, kecepatan, hingga visi bermain, semuanya diuji oleh tim pelatih.

Menurut Iansyah, potensi pemain di Oba selama ini kerap luput dari perhatian karena minimnya akses ke turnamen resmi. Karena itu, seleksi ini menjadi jawaban atas kerinduan panjang akan pembinaan yang merata.

“Insya Allah niat baik ini kami persembahkan untuk daerah ini, Kota Tidore Kepulauan. Harapannya, kita bisa melahirkan tim yang kuat dan mampu bersaing di Porprov nanti di Halmahera Utara. Kami juga mohon doa dan restu dari masyarakat,” tambahnya.

Ia juga memastikan bahwa proses seleksi akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan, dengan harapan berjalan lancar tanpa hambatan.
Sementara itu, Head Coach Ulis menilai, kualitas pemain yang mengikuti seleksi cukup menjanjikan. Ia optimistis dari proses ini akan lahir nama-nama baru yang siap bersaing di level provinsi.

“Kita berharap dari hasil seleksi ini mampu menjaring pemain-pemain berkualitas dari Oba, yang selama ini jarang tampil atau tidak dilirik dalam turnamen resmi,” ungkapnya.

Seleksi ini bukan hanya soal memilih pemain, tetapi juga tentang membuka harapan. Dari Toseho, cerita baru sepak bola Tidore mulai ditulis tentang kesempatan, pemerataan, dan mimpi yang perlahan diberi ruang untuk tumbuh.(@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.