Kasman Ulidam Bantah Atur Penerbitan SIM

oleh -135 Dilihat
oleh

TIDORE – Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Kasman Ulidam akhirnya angkat bicara terkait polemik penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang belakangan menyeret namanya. Dengan nada tegas, Kasman membantah tudingan bahwa dirinya menjadi pihak yang mengatur maupun mencetak SIM bagi peserta pelatihan.

“Perlu saya tegaskan, SIM itu bukan lahir dari saya dan bukan saya yang mencetak. Jangan menggiring opini seolah-olah semua itu saya yang atur,” tegas Kasman, Selasa (13/5/2026).

Kasman menjelaskan, persoalan tersebut bermula dari komunikasi antarteman yang saling meminta bantuan. Menurut dia, tidak ada program khusus ataupun kepentingan pribadi di balik kegiatan itu.

“Kalau itu program saya atau jatah saya, tentu saya yang pegang dan atur langsung. Faktanya tidak seperti itu. Ini hanya teman minta bantu teman,” ujarnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa dirinya memiliki kewenangan mengatur penerbitan SIM hanya karena berstatus sebagai anggota DPRD. Menurut Kasman, tudingan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.

“Jangan karena saya anggota DPRD lalu semua dikaitkan dengan saya. Apa hubungannya DPRD dengan proses penerbitan SIM? Itu harus dipahami,” katanya.

Lebih lanjut, Kasman menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan sejatinya merupakan bagian dari pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Tujuannya, kata dia, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat sekaligus membantu menekan angka pengangguran.

“Saya punya kewajiban membantu masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan peningkatan kompetensi, bukan mencetak SIM,” tandasnya.

Di tengah berkembangnya isu tersebut, Kasman mengaku prihatin karena persoalan itu telah berubah menjadi spekulasi liar di tengah masyarakat. Ia menilai banyak pihak terlalu cepat membangun opini tanpa mengetahui fakta yang sebenarnya.

“Kalau hanya membangun isu dan spekulasi, itu jahat. Jangan membentuk opini seolah-olah saya dalang dari semua ini, padahal faktanya tidak demikian,” pungkasnya. (@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.