TIDORE – Wujudkan Asta Cita Presiden melalui Program Prioritas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Maitara Tengah, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dipimpin oleh Inspektur Jenderal, Dr. Ade Tajudin Sutiawarman beserta rombongan gelar Rapat Koordinasi dan Pemantauan Pembangunan KNMP bersama Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, Forkopimda dan OPD terkait di Ruang Rapat Wali Kota, Senin (25/5/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tidore menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang telah menetapkan Desa Maitara Tengah sebagai Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Tahap 2, ini merupakan sebuah perhatian dari Pemerintah Pusat karena Bidang Kelautan dan Perikanan merupakan salah satu dari tiga sektor unggulan selain Pariwisata dan Pertanian di Kota Tidore.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang telah menetapkan Desa Maitara Tengah sebagai Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Tahap 2. Desa Maitara Tengah juga dikenal sebagai salah satu kawasan yang memiliki potensi perikanan, wisata Bahari dan kekayaan budaya yang luar biasa, serta sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan,” Tuturnya.
Lebih lanjut Wawali berharap, kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih menjadi sebuah langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat ekonomi masyarakat, serta menciptakan kawasan pesisir yang maju, bersih, produktif dan berdaya saing. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat kelembagaan masyarakat, meningkatkan hasil perikanan dan membuka peluang usaha bagi generasi muda maupun kaum Perempuan.
Sementara, Inspektur Jenderal KKP RI, Dr. Ade Tajudin Sutiawarman mengatakan, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih atau KNMP merupakan salah satu program prioritas Presiden yang memiliki makna strategis bagi pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional. Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan masyarakat pesisir.
“Melalui program ini, pemerintah ingin menghadirkan kawasan kampung nelayan yang lebih tertata, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan secara nyata. Oleh karena itu, pembangunan KNMP mencakup penyediaan infrastruktur dasar, sarana pendukung perikanan, penguatan ekonomi lokal, serta penguatan kelembagaan masyarakat pesisir, karena sektor Kelautan dan Perikanan ini memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.
Irjen menambahkan, Pemerintah telah menetapkan target pembangunan KNMP secara bertahap pada periode 2025 sampai dengan 2029 dengan total target mencapai sekitar lima ribuan desa nelayan di seluruh Indonesia. Hingga akhir tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan KNMP sebanyak 1.369 lokasi, termasuk di wilayah Provinsi Maluku Utara, program ini memerlukan perhatian dan kerja bersama seluruh pihak.
“Dalam pelaksanaannya, KNMP merupakan program lintas sektor dan lintas kewenangan. Oleh sebab itu, sinergi yang kuat akan menjadi kunci utama keberhasilan. Tidak mungkin program sebesar ini dilaksanakan sendiri oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan tanpa dukungan pemerintah daerah, aparat pengawasan, aparat penegak hukum, TNI/Polri, serta para pelaksana kegiatan, sinergi diperlukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan tepat sasaran, tepat mutu, tepat waktu dan akuntabel,” imbuhnya.
Usai rapat koordinasi, dilanjutkan dengan Pemantauan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Maitara Tengah oleh rombongan Irjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Tidore, Forkopimda, Sekda Tidore, Kepala Kantor Pertanahan Tidore, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate, Pejabat Pembuat Komitmen KNMP Maitara dan Penyedia atau Kontraktor KNMP Maitara dan Konsultan Pengawasan. (@b)



