DPRD Malut Pastikan PPIHD Sudah Siap Fasilitasi Kepulangan Jemaah Haji

oleh -239 Dilihat
oleh

TIDORE – Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan pemulangan jemaah haji asal Maluku Utara yang dijadwalkan tiba pekan depan. Pengawasan dilakukan melalui pertemuan dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Maluku Utara di Asrama Haji Ternate, Jumat 5 Juni 2026.

Rombongan DPRD dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku Utara Kuntu Daud bersama Ketua Komisi IV Muhajirin Bailusy. Mereka diterima Ketua PPIHD Maluku Utara Asrul Gailea dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Maluku Utara, Zaber Wahid.

Ketua Komisi IV DPRD Maluku Utara Muhajirin Bailusy mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh proses pemulangan jemaah berjalan aman, tertib, dan sesuai standar pelayanan, mulai dari keberangkatan dari Makkah hingga tiba di daerah asal masing-masing.

“Kami memastikan kondisi jemaah haji dalam keadaan sehat fisik mulai dari persiapan keberangkatan dari Makkah, tiba di Bandara Internasional Hasanuddin, hingga menuju Bandara Babullah Ternate. Kami juga memastikan kebutuhan konsumsi, transportasi, dan akomodasi selama perjalanan pulang telah disiapkan dengan baik,” kata Muhajirin kepada wartawan.

Menurutnya, berdasarkan penjelasan PPIHD, seluruh tahapan pemulangan telah dikoordinasikan dan dibagi dalam sejumlah seksi penanganan, termasuk pengelolaan bagasi jemaah.

Jemaah haji Maluku Utara kloter 13 dijadwalkan tiba di Bandara Hasanuddin, Makassar, pada 11 Juni 2026 dan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Sultan Babullah Ternate pada pagi hari, 12 Juni 2026.

Muhajirin menjelaskan, jemaah asal Kabupaten Halmahera Barat akan langsung dipulangkan ke daerahnya menggunakan kapal cepat (speedboat) setelah tiba di Ternate. Sementara jemaah asal Kabupaten Kepulauan Sula akan diterbangkan menuju Sanana menggunakan pesawat beberapa jam setelah kedatangan di Bandara Babullah.

“Pengamanan, transportasi, akomodasi makan, hingga distribusi bagasi sudah kami minta dipastikan oleh petugas haji, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait. Semua sudah disiapkan,” ujarnya.

Selain aspek transportasi, DPRD juga menyoroti faktor keselamatan perjalanan, khususnya terkait kondisi cuaca. Menurut Muhajirin, koordinasi telah dilakukan untuk memastikan kelancaran pelayaran maupun penerbangan lanjutan menuju daerah-daerah kepulauan.

“Untuk penerbangan ke Sula maupun perjalanan laut ke Halmahera Barat, kami meminta kondisi cuaca terus dipantau agar proses pemulangan berlangsung aman. Hal ini sudah dikoordinasikan oleh seluruh pihak terkait,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhajirin juga mengungkapkan bahwa hingga menjelang pemulangan, terdapat tiga jemaah haji asal Maluku Utara yang meninggal dunia di Arab Saudi. Dua di antaranya berasal dari Kota Ternate dan satu jemaah berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula.

Selain itu, dua jemaah lainnya masih menjalani perawatan medis di Tanah Suci sehingga belum dapat bergabung dalam rombongan pemulangan.

“Dari total jemaah yang berangkat, tiga orang telah meninggal dunia dan dua orang masih menjalani perawatan. Selebihnya telah dipersiapkan untuk mengikuti proses pemulangan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Muhajirin.

PPIHD Maluku Utara memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah, otoritas bandara, maskapai penerbangan, serta instansi terkait terus dilakukan guna menjamin proses kepulangan ratusan jemaah haji berjalan lancar hingga tiba di daerah masing-masing. (@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.