Pemkot Tidore Perkuat Pelayanan Kesehatan Gratis, Dorong Masyarakat Biasakan Deteksi Dini

oleh -775 Dilihat
oleh

TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus mengarahkan pembangunan kesehatan pada upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit. Langkah itu ditegaskan dalam Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan, di Aula Stroke Center Lantai II Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan, Senin (15/6/2026).

Di tengah tantangan sektor kesehatan yang semakin kompleks, pemerintah daerah menilai pelayanan kesehatan tidak lagi cukup berorientasi pada pengobatan semata. Kesadaran masyarakat untuk mengenali kondisi kesehatannya sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun kualitas hidup yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Ismail Dukomalamo menegaskan bahwa Program Pelayanan Kesehatan Gratis merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak.

Menurutnya, tidak boleh ada warga yang kehilangan akses terhadap pelayanan medis hanya karena keterbatasan ekonomi. Karena itu, pemerintah terus memperkuat program yang memungkinkan masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara mudah dan tanpa beban biaya.

“Melalui Program Pelayanan Kesehatan Gratis, pemerintah berkomitmen menggeser fokus layanan kesehatan yang sebelumnya lebih banyak pada aspek kuratif menjadi lebih kuat pada pendekatan promotif dan preventif,” ujar Ismail.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah strategis untuk mendeteksi berbagai potensi gangguan kesehatan sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius. Kesadaran seperti ini, kata dia, perlu dibangun secara kolektif agar menjadi budaya baru di tengah masyarakat.

Bagi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya diukur dari jumlah fasilitas atau tenaga kesehatan yang tersedia, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatannya sendiri.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan untuk lebih peduli terhadap kesehatannya dan menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” katanya.

Ismail juga menekankan bahwa pelaksanaan Program Pelayanan Kesehatan Gratis bukan sekadar agenda administratif tahunan. Program tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan kerja sama lintas sektor.

Karena itu, ia meminta seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga perangkat kecamatan dan kelurahan untuk memperkuat koordinasi dalam memastikan layanan dapat menjangkau masyarakat secara maksimal.

Selain menjamin mutu pelayanan, aspek pengelolaan data kesehatan dan dukungan anggaran yang transparan juga menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan program tersebut.

“Mari kita jadikan pertemuan ini sebagai ruang untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi capaian yang telah dilakukan, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis ke depan agar program ini semakin efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Citra Febriani, menjelaskan bahwa kegiatan koordinasi dan advokasi ini bertujuan memperkuat pemahaman seluruh pihak terhadap pentingnya deteksi dini faktor risiko kesehatan di masyarakat.

Menurut Citra, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara rutin memungkinkan berbagai kondisi pra-penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga upaya pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Dengan pemeriksaan yang rutin dan terencana, masyarakat diharapkan lebih proaktif menjaga kesehatannya sehingga dapat melahirkan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berkualitas,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan, Kepala Bidang Kesprimkom Provinsi Maluku Utara, para camat, serta lurah se-Kota Tidore Kepulauan.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap Program Pelayanan Kesehatan Gratis tidak hanya menjadi program pelayanan semata, tetapi juga menjadi gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. (@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.