TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan meyakini bahwa pembangunan yang berhasil tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari kuatnya nilai-nilai keagamaan, moralitas serta kebersamaan yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat, olehnya itu momentum tahun baru islam sebagai kesempatan memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan bermasyarakat.
Hal tersebut disampaikan Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin saat mewakili walikota menghadiri kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan, dihadiri oleh Gabungan Organisasi Wanita se Kota Tidore Kepulauan, dilangsungkan di Aula Handayani, Dinas Pendidikan, Jumat (19/6/2026).
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengapresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan peringatan Tahun Baru Islam 1448 H ini, sebagai wadah memperkuat silaturahmi dan persatuan, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita kami berharap agar terus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam membina keluarga yang berakhlak mulia, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat serta menanamkan nilai-nilai keagamaan,” ungkapnya.
Rudy juga mengajak kepada semua untuk menyambut tahun baru islam 1448 H dengan penuh rasa syukur, optimisme dan harapan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan Rahmat, Keberkahan, Keselamatan serta Kemudahan dalam setiap langkah kehidupan, dan semoga Kota Tidore Kepulauan senantiasa diberikan kedamaian, kemajuan dan keberkahan serta seluruh masyarakatnya memperoleh perlindungan dan ridho Allah SWT.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen dalam sambutannya berpesan, pada momentum peringatan Tahun Baru Islam 1448 H ini jadikanlah sebagai bentuk refleksi diri, mengasihi orang tua dan terus berbagi antar sesama dari rezeki yang dimiliki, tidak perlu banyak, yang sedikit pun akan bernilai ibadah jika dibarengi dengan niat yang tulus dan Ikhlas, berbagilah kepada yang terdekat, seperti tetangga.
“Ubtuk kaum Perempuan, marilah merawat orang tua kita, baik orang tua sendiri maupun menantu kita, karena tidak ada gunanya kita memperingati Tahun Baru Islam, jika kita belum mendapat ridho dan maaf dari orang tua, mungkin di tahun-tahun sebelumnya tutur kata kita yang tidak disadari melukai perasaan mereka, maka di tahun ini, bertepatan dengan momentum tahun baru islam, kita manfaatkan untuk mendapat ridho orang tua,” pesannya.
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H yang bertajuk “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat, Hijrah Menjadi Pribadi yang lebih baik, bermanfaat bagi sesama dan semakin dekat kepada Allah SWT” ini menghadirkan Ustad Bayanudin Sudin sebagai pembawa hikmah, acara dibuka dengan dzikir bersama kemudian ditutup dengan doa dan sholawat bersama. (@b)






