Tidore Jadi Tuan Rumah Festival Sepak Bola Piala Presiden 2026

oleh -142 Dilihat
oleh

TIDORE- Kota Tidore Kepulauan didaulat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden U10 dan U12, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyampaikan selamat datang kepada peserta Festival Sepakbola Piala Presiden se Provinsi Maluku Utara, juga apresiasi kepada panitia penyelenggara atas kerja keras sehingga festival sepak bola ini dapat berlangsung.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan dalam sambutannya pada pembukaan Festival Sepak Bola U10 dan U12 Piala Presiden Tahun 2026 Putaran Provinsi Maluku Utara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara H. Sarbin Sehe di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Tomagoba, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Kamis (18/6/2026) Sore.

“Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengurus PSSI Provinsi Maluku Utara bersama PSSI Kota Tidore Kepulauan atas kerja kerasnya sehingga pada hari ini kita didaulat menjadi tuan rumah atas penyelenggaraan Piala Presiden U10 dan U12, sebuah kehormatan atas penunjukkan ini,” Ungkapnya.

Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini menambahkan, sebagai daerah yang memiliki visi terwujudnya Tidore Kepulauan yang Aman, Nyaman, Ramah, Maju dan Berkelanjutan untuk Semua, festival sepak bola U10 dan U12 Piala Presiden Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Tidore ini adalah hal yang nyata dan dirasakan positif bagi semua orang.

“Kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Festival Sepak bola Piala Presiden, semoga para tim yang akan bertanding akan selalu merasa nyaman di Kota ini dan dapat menampilkan permainan sepak bola yang cantik. Kami bangga atas penunjukkan sebagai tuan rumah pada event sepak bola yang mengusung pembinaan talenta-talenta usia muda ini,” Imbuhnya.

Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe dalam kesempatan tersebut berharap festival sepak bola ini akan melahirkan talenta-talenta muda, pemain bola terbaik yang akan melahirkan profesi kehidupan bagi masa depan, yang akan mewarnai sepak bola Maluku Utara hingga dunia Internasional, karena sepak bola bukan sekedar hobi tetapi sudah menjadi profesi.

“Kepada orang tua saya titipkan, sepak bola tidak sekedar minat atau bakat, tetapi sepak bola saat ini sudah menjadi masa depan, sepak bola sudah menjadi profesi bagi kehidupan, karena itu berikan ruang dan dukungan kepada anak-anak, tidak perlu ragu, sebab sudah menjadi sejarah bahwa mereka yang lahir dari lapangan bisa membawa nama daerah bahkan negara,” Pesannya.

Sementara, Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Maluku Utara Aldhy Ali dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini dibagi dalam 2 kelompok umur, yaitu U10 dan U12, dilaksanakan serentak se Indonesia di 38 Provinsi sepanjang bulan Mei s/d Juni, turnamen ini adalah turnamen akar rumput yang bertujuan untuk menjaring bibit-bibit sepak bola yang berbakat sejak usia dini.

“Dari Kota Tidore Kepulauan ini, akan lahir 2 tim terbaik yang akan mewakili Maluku Utara pada tingkat nasional, bertarung dengan 38 perwakilan Provinsi lainnya pada putaran nasional di Jogjakarta pada bulan Juli nanti, kami berharap perhatian penuh dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk dapat mensupport pelaksanaan kegiatan ini,” Harapnya.(@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.