Warga Banyumas Diduga Lompat dari KM Dorolonda di Perairan Kayoa, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

oleh -180 Dilihat
oleh

TERNATE – Seorang penumpang KM Dorolonda dilaporkan melompat ke laut saat kapal tengah berlayar di perairan Pulau Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan, Jumat (19/6/2026). Hingga sore hari, korban yang diketahui bernama Davit Oky Mamora (26), warga Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Informasi kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate dari pihak PT Pelni Ternate sekitar pukul 12.30 WIT.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

“Pada pukul 14.00 WIT, satu tim rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian di perairan Pulau Kayoa menggunakan RIB 04 Ternate untuk melakukan pencarian terhadap korban,” ujar Iwan dalam keterangannya.

Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas, insiden terjadi saat KM Dorolonda sedang melayani pelayaran rute Sorong–Ternate. Korban diduga melompat dari atas kapal ketika kapal berada di pertengahan perjalanan, tepatnya di wilayah perairan Pulau Kayoa.

Koordinat lokasi duga kejadian berada pada titik 0°2’24.72″ LS dan 127°35’1.80″ BT.

Mengetahui adanya penumpang yang jatuh ke laut, nahkoda KM Dorolonda segera mengambil langkah darurat dengan memutar haluan kapal menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian awal.

Upaya pencarian oleh awak kapal dilakukan selama kurang lebih satu jam. Namun hingga pencarian dihentikan, korban belum berhasil ditemukan.

“Setelah melakukan pencarian dan korban belum ditemukan, pihak Pelni kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas untuk meminta bantuan SAR,” kata Iwan.

Operasi pencarian saat ini melibatkan sejumlah unsur SAR, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Ternate dan personel Ditpolairud Polda Maluku Utara.

Korban diketahui bernama Davit Oky Mamora, berusia 26 tahun, berprofesi sebagai wiraswasta, berasal dari Banyumas, Jawa Tengah, dan beragama Islam.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian guna menemukan korban. Basarnas Ternate menyatakan perkembangan operasi pencarian akan disampaikan lebih lanjut sesuai hasil di lapangan.

“Pencarian masih terus berlangsung. Perkembangan selanjutnya akan kami informasikan kembali,” tutup Iwan. (@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.