BPBJ Maluku Utara Kolaborasi dengan Pemda Sula Perkuat Tata Kelola Pengadaan

oleh -532 Dilihat
oleh

Tvonlinetidore.net- Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula untuk memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Penginputan serta Pencatatan Kontrak Elektronik di Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), Katalog Elektronik, Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP), Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa, serta Peningkatan Level Kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Gedung ISDA, Kota Sanana, Jumat (26/6/2026), itu dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kepulauan Sula, Abdi Umagapi, yang mewakili Bupati Kepulauan Sula.

Dalam sambutannya, Abdi mengatakan pemerintah daerah terus berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Menurutnya, pengadaan barang dan jasa merupakan sektor strategis yang berkaitan langsung dengan efektivitas penggunaan anggaran daerah.

“Melalui proses pengadaan yang baik, kita dapat memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Abdi.

Ia menyampaikan apresiasi kepada BPBJ Provinsi Maluku Utara yang berkolaborasi dengan UKPBJ Kabupaten Kepulauan Sula dalam memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas aparatur pemerintah daerah.

Menurut Abdi, pelaksanaan bimbingan teknis tersebut bukan sekadar memenuhi agenda administratif, tetapi menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman, memperkuat kompetensi, serta menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan pengadaan barang dan jasa sesuai regulasi dan perkembangan sistem digital.

Ia menegaskan penggunaan SPSE, kontrak elektronik, katalog elektronik, hingga berbagai inovasi dalam sistem pengadaan kini bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan. Aparatur pemerintah dituntut mampu beradaptasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan efisien.

Abdi berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan menggali informasi dari para narasumber.

“Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang kita miliki, tetapi juga oleh bagaimana anggaran tersebut dikelola secara baik, profesional, dan bertanggung jawab,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, pejabat pembuat komitmen (PPK), serta tim teknis memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.

Menurutnya, setiap proses pengadaan harus menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula.

Usai menyampaikan sambutan, Abdi secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Penginputan serta Pencatatan Kontrak Elektronik di SPSE, Katalog Elektronik, Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa, dan Peningkatan Level Kematangan UKPBJ Kabupaten Kepulauan Sula.

Sementara itu, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Menurutnya, peningkatan kompetensi aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan proses pengadaan barang dan jasa yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Hairil berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan bimbingan teknis tersebut secara maksimal sehingga materi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan pengadaan di masing-masing organisasi perangkat daerah.

“Melalui kegiatan ini kami berharap kompetensi aparatur semakin meningkat, sehingga mampu mendukung pengadaan barang dan jasa yang profesional, akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan level kematangan UKPBJ di Kabupaten Kepulauan Sula,” ujarnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.