Dispora Tidore Klarifikasi Dugaan Minim Dukungan Kontingen POPDA XII di Morotai

oleh -28 Dilihat
oleh

TIDORE – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tidore Kepulauan akhirnya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut minimnya dukungan pemerintah daerah terhadap kontingen pelajar Kota Tidore Kepulauan yang mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara di Kabupaten Pulau Morotai.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tidore Kepulauan, Ali Dukomalamo, menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh cabang olahraga (cabor) bahwa Pemerintah Kota Tidore Kepulauan belum dapat berpartisipasi secara resmi dalam ajang POPDA XII akibat kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan.
“Sejak awal kami sudah menyampaikan kepada seluruh cabor bahwa Kota Tidore Kepulauan belum bisa berpartisipasi dalam POPDA di Morotai karena kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung,” kata Ali saat dikonfirmasi media ini, Jumat (10/7/2026).
Meski demikian, lanjut Ali, terdapat lima cabang olahraga yang tetap berkeinginan mengikuti POPDA secara mandiri. Atas keinginan tersebut, Dispora tidak melarang para atlet dan pengurus cabor untuk berpartisipasi.
Namun, Dispora memberikan catatan bahwa keberangkatan dilakukan secara mandiri dan seluruh konsekuensi yang muncul selama pelaksanaan kegiatan bukan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah maupun Dispora.
“Ada lima cabor yang ingin tetap ikut. Kami persilakan, tetapi dengan catatan mereka berangkat secara mandiri. Kami juga meminta dibuatkan surat pernyataan bahwa apabila ada persoalan atau kebutuhan yang muncul selama pelaksanaan POPDA, itu bukan menjadi tanggung jawab Dispora maupun pemerintah daerah,” jelasnya.
Ali menilai informasi yang berkembang di publik perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan spekulasi yang keliru terhadap pemerintah daerah.
“Jadi perlu dipahami duduk persoalannya. Dari awal sudah ada penyampaian terkait kondisi anggaran daerah. Karena itu, jangan sampai muncul anggapan bahwa Dispora melepas begitu saja kontingen yang berangkat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, atlet, pelatih, maupun seluruh pihak yang berharap Tidore dapat mengikuti POPDA dengan dukungan penuh pemerintah daerah.
“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat. Pada prinsipnya kami sangat berkeinginan mendukung dan mengikuti kegiatan ini secara maksimal. Namun kondisi keuangan daerah saat ini mengharuskan pemerintah memprioritaskan kebutuhan yang lebih mendasar,” katanya.
Meski demikian, Ali memastikan pemerintah daerah tetap memiliki komitmen terhadap pembinaan olahraga, termasuk olahraga pelajar yang selama ini menjadi salah satu sumber lahirnya atlet-atlet berprestasi di Kota Tidore Kepulauan.
“Insya Allah situasi ini akan segera membaik sehingga harapan dan keinginan kita bersama untuk memajukan olahraga daerah dapat kembali diwujudkan secara maksimal,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ikatan Keluarga Tidore (IKT) Kabupaten Pulau Morotai menyampaikan keprihatinan atas dugaan minimnya dukungan terhadap kontingen POPDA XII Maluku Utara. IKT mengaku membantu kebutuhan konsumsi, transportasi, hingga akomodasi atlet selama berada di Morotai.
Kontingen Kota Tidore Kepulauan sendiri diketahui tetap mampu menorehkan prestasi membanggakan dengan mengumpulkan sejumlah medali dan bersaing di papan atas klasemen sementara POPDA XII Maluku Utara.(@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.