Ahmad Laiman Buka Lomba Tarian Tradisional Kie Raha, Dorong Pelestarian Budaya Daerah

oleh -33 Dilihat
oleh

TIDORE, — Upaya pelestarian budaya daerah terus mendapat perhatian Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Di tengah derasnya arus perkembangan zaman, seni dan budaya tradisional dinilai harus tetap dijaga sebagai bagian dari identitas masyarakat Maluku Utara.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman saat membuka secara resmi Lomba Tarian Tradisional Kie Raha yang digelar Sanggar Seni Rau Parada di kawasan Open Space Tidore, Sabtu (11/7/2026) malam.
Dalam sambutannya, Ahmad Laiman mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para penari untuk mengekspresikan sekaligus mengembangkan kreativitas mereka. Tidak hanya itu, ajang tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, khususnya Sanggar Seni Rau Parada yang tetap eksis mempertahankan seni tari tradisional. Ini tentu membawa dampak positif karena selain menjadi upaya melestarikan tarian tradisional, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antar sanggar seni sekaligus media untuk saling bertukar ilmu dan pengetahuan tentang tarian tradisional,” ujar Ahmad Laiman.

Menurutnya, tema Tarian Tradisional Kie Raha yang diangkat dalam perlombaan tersebut menjadi inspirasi untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang di Maluku Utara kepada generasi muda maupun masyarakat secara umum.

“Kita ketahui bersama bahwa tema kegiatan ini adalah Tarian Tradisional Kie Raha. Ini menjadi salah satu inspirasi untuk mengenalkan nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang di Maluku Utara. Namun yang terpenting, melalui setiap penampilan, kita berharap lahir semangat untuk terus menjaga, mencintai, dan mengembangkan seni budaya sebagai bagian dari identitas daerah,” katanya.

Wakil Wali Kota yang juga merupakan orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan itu berharap seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri, tetap menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta saling menghormati selama perlombaan berlangsung.

Ia menegaskan, setiap penampilan yang ditampilkan para peserta merupakan kontribusi nyata dalam menjaga dan melestarikan budaya bangsa.
“Selamat berlomba kepada seluruh peserta. Tampilkan karya terbaik, berikan penampilan yang membanggakan, dan jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk terus menghidupkan seni tari di tengah masyarakat,” harapnya.

Lomba Tarian Tradisional Kie Raha tersebut diselenggarakan oleh Sanggar Seni Rau Parada dan mendapat antusiasme masyarakat Kota Tidore Kepulauan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Maluku Utara Muhammad Tang, Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tidore Kepulauan Ny. Nuraen Ismail Rukomalamo, para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, pimpinan OPD, camat, lurah se-Kecamatan Tidore, ASN, PPPK domisili Kecamatan Tidore, serta masyarakat Kota Tidore Kepulauan..(@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.