Pemkot Tidore dan Kejari Gelar Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum 2026

oleh -225 Dilihat
oleh

TIDORE  – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore menyelenggarakan Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum (DPSH) jenjang SMP/MTs tingkat Kota Tidore Kepulauan Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti perwakilan pelajar dari berbagai kecamatan tersebut berlangsung di Aula Handayani Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Selasa (14/7/2026).

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan, program Duta Pelajar Sadar Hukum menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Menurutnya, pendidikan hukum perlu diperkenalkan sejak dini agar pelajar memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara.
“Ini adalah upaya konkret dan langkah pencegahan dini terhadap kenakalan remaja serta penyalahgunaan narkoba. Para peserta yang terpilih dari berbagai kecamatan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mengedukasi rekan sejawatnya mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan negara,” kata Muhammad Sinen.
Ia menegaskan, pelaksanaan DPSH tidak boleh dipandang hanya sebagai agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan pelajar yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya.
Muhammad Sinen juga meminta dewan juri melaksanakan proses penilaian secara objektif sehingga peserta terbaik dapat dipilih untuk mewakili Kota Tidore Kepulauan pada tingkat nasional.
“Harapan kami, peserta yang nantinya terpilih benar-benar memiliki kemampuan dan pemahaman yang baik sehingga mampu membawa nama daerah sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang aman, damai, dan sadar hukum,” ujarnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Tidore, Sabar Evryanto Batubara, mengatakan tantangan perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di era digital menuntut generasi muda memiliki pemahaman hukum yang memadai. Karena itu, sinergi antara institusi pendidikan dan aparat penegak hukum perlu terus diperkuat.
“Kolaborasi antara institusi hukum dan dunia pendidikan menjadi poin utama untuk menciptakan pemimpin masa depan yang berkarakter dan taat aturan. Kami berharap para peserta mampu mengambil peran tanggung jawab ini, menyebarkan pengaruh positif, serta meningkatkan kesadaran hukum di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Sabar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan Jamil Hadi menjelaskan, DPSH merupakan program yang dirancang untuk menanamkan budaya sadar hukum melalui pendekatan edukatif dan kompetitif.
Menurut Jamil, tahun ini sebanyak 14 tim dari delapan kecamatan mengikuti proses seleksi. Kegiatan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tidore Kepulauan.
“Program ini menjadi bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah, Kejaksaan, dan satuan pendidikan dalam membangun karakter peserta didik yang berintegritas dan bertanggung jawab,” kata Jamil.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah berupa kunjungan edukatif ke Jakarta bagi pemenang utama. Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami hukum secara teoritis, tetapi juga mampu menjadi pelopor budaya taat hukum di lingkungan sekolah dan masyarakat.(@b) 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.