Pendaki Sakit di Gunung Gamalama Dievakuasi Tim SAR Gabungan hingga ke RSUD Chasan Boesoirie

oleh -270 Dilihat
oleh

TERNATE – Seorang pendaki, Halida Lasakolah (21), berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan setelah mengalami sakit saat berada di jalur pendakian Gunung Gamalama, Ternate, Maluku Utara, Senin (17/8/2026).

Tim SAR Gabungan menemukan Halida di Pos 3 jalur pendakian setelah sebelumnya dilaporkan mengalami kondisi kesehatan yang membutuhkan pertolongan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate Iwan Ramdani melalui Bagian Humas, Icshan, mengatakan tim berhasil melakukan intercept terhadap korban pada pukul 16.46 WIT.
Korban ditemukan di titik koordinat 0°48’14.00″N 127°20’48.00″E. Setelah ditemukan, petugas langsung memberikan bantuan medis dasar sebelum proses evakuasi dilanjutkan.
“Korban kemudian dievakuasi turun dari Pos 5 menuju Kelurahan Moya sekitar pukul 01.55 WIT,” kata Icshan dalam keterangannya, Senin.
Proses evakuasi berlangsung hingga dini hari. Medan pendakian yang cukup sulit ditambah kondisi malam membuat tim harus bergerak dengan penuh kehati-hatian.
Korban yang dalam kondisi lemas kemudian dievakuasi menggunakan tandu. Tim gabungan bekerja bersama untuk memastikan proses penurunan korban dari jalur pendakian berjalan aman.
Sekitar pukul 02.18 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di RSUD Chasan Boesoirie Ternate. Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak rumah sakit dan keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dengan berhasil dievakuasinya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Unsur yang terlibat dalam operasi tersebut terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, RSUD Chasan Boesoirie Ternate, komunitas pencinta alam, serta masyarakat setempat.
Halida Lasakolah merupakan perempuan berusia 21 tahun, warga Kelurahan Akehuda, Kota Ternate.
Proses evakuasi tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas pendakian di Gunung Gamalama membutuhkan kesiapan fisik, perlengkapan yang memadai, serta kewaspadaan terhadap kondisi medan, terutama ketika perjalanan harus dilakukan pada malam hari.(@b) 

No More Posts Available.

No more pages to load.