Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa, Ikhtiar Spiritual Hadapi Kemarau Panjang

oleh -349 Dilihat
oleh

TIDORE –  Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar spiritual menghadapi musim kemarau panjang dan kondisi kekeringan yang terjadi belakangan ini.

Shalat Istisqa dilaksanakan secara berjamaah di halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Senin (7/9/2026) pagi.

Pelaksanaan berlangsung khidmat, diawali dengan lantunan dzikir dan doa bersama.
Sejumlah pejabat dan aparatur Pemerintah Kota Tidore Kepulauan hadir dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya Wakil Wali KotaTidore Kepulauan Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah dan Ketua DWP Kota Tidore Kepulauan, para asisten dan staf ahli wali kota, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, ASN dan non-ASN, serta imam syara se-Kecamatan Tidore.

Bertindak sebagai imam Shalat Istisqa yakni H. Humaidi M. Saleh, Imam Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Gurabati. Sementara khotbah disampaikan Ustadz La Rudi, Pimpinan Pondok Pesantren Ali Bin Abi Thalib, Kelurahan Dowora.
Dalam khotbahnya, Ustadz La Rudi mengingatkan bahwa Allah SWT telah menjanjikan keberkahan dari langit dan bumi bagi hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.

Menurut dia, keberkahan dari langit salah satunya berupa turunnya hujan, sedangkan keberkahan dari bumi dapat terlihat dari tumbuh-tumbuhan dan hasil yang diberikan oleh tanah.

“Shalat Istisqa adalah meminta hujan. Hukumnya sunah muakkad dan sangat dianjurkan kepada kaum Muslimin dan Muslimah tatkala kita ditimpa kemarau seperti sekarang ini,” kata La Rudi.

Ia juga mengisahkan peristiwa pada zaman Rasulullah SAW ketika seorang laki-laki datang mengadukan kemarau yang berkepanjangan. Rasulullah kemudian memerintahkan dan mengajak umat untuk berdoa serta memohon pertolongan Allah SWT melalui Shalat Istisqa.

“Karena itu, ketika kita menghadapi kondisi seperti ini, kita dianjurkan untuk memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan,” ujarnya.

Setelah pelaksanaan shalat, Ustadz La Rudi memimpin doa bersama. Para jamaah memohon agar hujan diturunkan dengan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan serta tidak menimbulkan bencana.

Doa tersebut diawali dengan memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Jamaah kemudian bertaubat, menghadap kiblat, mengangkat tangan, dan bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun.

Pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama masyarakat dalam menghadapi musim kemarau sekaligus mengajak umat untuk memperkuat doa, introspeksi diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.(@b) 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.