Aktivitas Dibatasi Tiap Jumat, Ahmad Laiman: Jadikan Ini Karakter dan Kearifan Lokal Tidore

oleh -201 Dilihat
oleh

TIDORE – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman meminta seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung program pembatasan aktivitas pemerintahan dan masyarakat setiap hari Jumat.

Hal itu disampaikan Ahmad Laiman saat memimpin Apel Pagi Gabungan dalam rangka mendukung pembatasan aktivitas kegiatan pemerintahan dan masyarakat di empat kecamatan di Pulau Tidore, Senin (14/9/2026), yang berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan.

Menurut Ahmad Laiman, pembatasan aktivitas setiap Jumat tidak semata-mata dimaknai sebagai pengurangan aktivitas kerja untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat menunaikan salat Jumat.
Namun, kata dia, terdapat nilai yang lebih besar yang hendak dibangun melalui kebijakan tersebut, yakni membentuk karakter masyarakat dengan pendekatan yang sesuai dengan nilai-nilai yang berkembang di Tidore.
“Pembatasan ini bukan sekadar pembatasan aktivitas kerja semata untuk menyelenggarakan salat Jumat. Tetapi, ada inti di situ sebagai sebuah sikap untuk menjadi karakter kita. Sebab, dalam mewujudkan sesuatu itu juga dengan karakter dan pendekatan yang berbeda-beda,” jelas Ahmad.

Ia mengatakan, ke depan diharapkan muncul sebuah kebiasaan yang membuat orang memandang Tidore memiliki suasana berbeda setiap hari Jumat.
“Pada saatnya orang-orang akan menganggap bahwa ada semacam menyepi di Tidore setiap hari Jumat. Itu yang penting untuk diwujudkan,” ujarnya.

Ahmad menilai, pembatasan aktivitas tersebut bukan hanya berkaitan dengan penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah, tetapi juga berkaitan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang perlu terus dibangun dan dihidupkan di tengah masyarakat.

Menurutnya, nilai tersebut nantinya diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai, sekaligus menjadi bagian dari implementasi kebijakan pemerintah daerah ke depan.

Untuk itu, Ahmad meminta ASN tidak hanya menjadi pihak yang menjalankan aturan, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pembatasan aktivitas setiap Jumat.

“Saya dan Pak Wali Kota menunjukkan dan mengarahkan kepada kita semua menuju jalan sesuai dengan yang diinginkan di dalam regulasi, aturan, dan sikap etika kita sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.

Ia kembali menekankan agar ASN mengambil peran penting dalam memastikan kebijakan tersebut berjalan dengan baik.
“Kepada ASN, jadilah garda terdepan dalam mendukung pembatasan aktivitas ini,” tandas Ahmad.(@b) 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.