Ini Metode KBM SMP Negeri 6 Tidore di Masa Pandemi Covid-19

TIDORE KEPULAUAN – Walau masih dengan suasana pandemi Covid-19, sekolah di Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara mulai melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Namun dalam proses KBM, para siswa maupun guru tetap mematuhi protokol kesehatan, sebagaimana himbau dari pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19.

Seperti dilakukan oleh siswa dan guru di SMP Negeri 6 Tidore. Disini, proses KBM dilaksanakan dengan 3 (tiga) metode, diantaranya model daring (online), luring (offline) dan penugasan.

“Ada 3 mode pembelajaran yang diterapkan di sekolah kami antara lain daring (online), luring (offline) dan penugasan, ini dilakukan saat pandemi Covid-19,” kata Kepala SMP Negeri 6 Tidore, Harun Haji, M.Pd.I kepada wartawan media ini di ruang kerjanya, Rabu, (29/07).

“Yang sering bermasalah adalah di pembelajaran daring ini disebabkan kurang stabilnya jaringan, hal ini menyebabkan gangguan pembelajaran daring ketika masuk ke aplikasi daring, terlebih jumlah siswa yang banyak terjadi loading atau error di aplikasi daring,” jelas Harun.

Sedangkan untuk pembelajaran luring, kata dia, sudah diatur dari pihak sekolah dengan menggunakan 4 (empat) sif dengan jeda 30 menit, kemudian lanjut ke sif berikut di mulai pukul 07.30 sampai 02.00 WIT.

Lebih lanjut, tambah Harun, dalam proses KBM tersebut, siswa dan guru selalu mematuhi protokol kesehatan. “Kami dari pihak sekolah juga menyiapkan tempat cuci tangan, masker dan hand sanitizer pada setiap ruangan yang dipakai sesuai protokol kesehatan.

Kepsek pun berharap, semoga masa pandemi Covid-19 ini cepat berlalu agar kembali normal seperti biasanya. Dirinya juga berharap dengan meminta kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk memperhatikan kapasitas internet.

“Saya berharap pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang terkait harus meningkatkan kapasitas internet (jaringan) yang terbatas,” pungkasnya.

Laporan: Nofal S. Ahmad (Mahasiswa PKL Universitas Nuku)

68 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *