Memiliki 17 Sektor di Bidang Ekonomi Kreatif, Muhammad Faris Ajak Kaum Milenial untuk Produktif

SOFIFI – Dinas Prawisata Provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Prawisata, Muhammad Faris ditahan 2021 ini akan terus mengajak masyarakat di Malut terlebih khusus generasi milenial untuk selalu melakukan kegiatan produktif dan kreatif.

Hal ini karena, Dinas Prawisata Provinsi Malut yang membawahi Kabid Bidan Ekonomi Kreatif didalamnya terdapat 17 sektor yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi kreatif diantaranya, Sekotor Music, Fesyen, kuliner, Pelaku UMKM, Batik khas Malut, dan didalamnya termaksud konten konten kreatif, desain grafis dan lain sebagainya,”ujar Muhammad Faris di ruang kerjanya di kantor gubernur di Gosale Puncak Sofifi, Selasa (12/1/21).

Lanjut, “Sekarang ini baru tiga sektor kegiatan kreatif di Malut yang sementara di garap yaitu Fesyen, Music dan Kuliner, sedangkan untuk yang lain dalam proses pendataan kembali,”katanya.

Selain itu, Muhammad Faris juga mengaku bahwa beberapa pekan kemarin dia telah menemui beberapa komunitas yang tergabung dari Ternate dan Tidore atau komikus buat cerita bergambar di benteng orange, dan bahkan mereka juga sempat mengajukan permintaan bantuan berupa peralatan untuk memperlancar kegiatan mereka.

Selain mengajak melakukan kreatifitas, Dinas Prawisata juga akan berupaya untuk mendorong mereka dalam hal ini bidang kreatif untuk bisa membuat HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dalam bentuk surat ke Kemenkumhan agar tidak ada yang mengaku atau mengatakan hak cipta atas karya yang dimiliki orang atau warga negara Indonesia tersebut,”ucapnya.

Sementara ketika disentil seoal anggran, dia mengatakan bahwa untuk sementara anggran yang di usulkan menggunakan APBD untuk persiapan bantuan peralatan kepada sektor ekonomi kreatif sekitar 1 (Satu) miliar, itu baru di usulkan, tetapi untuk kepastiannya belum bisa ditentukan.

Walaupun belum ada anggran yang disediakan, saya berharap ditahun ini agar para pelaku Ekonomi Kreatif di Malut untuk selalu mencoba hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan kreatif dalam bentuk apapun itu selama masih berlangsung positif.

“Insyaallah di tahun 2021 ini para pelaku usaha yang memiliki keahlian di bidang ekonomi kreatif ini, kita dari dinas akan terus melakukan pendataan dan insyaallah kalau sudah dapat yang kreatifnya maka kita akan bina dan memberikan bantuan, hal ini sesuai dengan arahan dari pusat. (**)

131 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *