Pemprov Pastikan STQ Nasional di Malut Berjalan Sesuai Progres

SOFIFI – Persiapan Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Maluku Utara pada 10 Oktober 2021 mendatang tepatnya di Ibukota Sofifi dipastikan dapat berjalan dengan baik, “kata Ketua Panitia STQ Nasional, Salmin Janidi, di kantor Gubernur, Rabu (21/4/2021) di Sofifi.

Pertemuan yang dilaksakan Pemprov Malut di kantor Gubernur, Lantai IV langsung dipimpin Sekertaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsudin A. Kadir bersama Tim Kementerian yang diketuai oleh Kepala Seksi Analisis Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag RI Helmi Saltian didampingi beberapa orang dari pusat serta diikuti oleh panitia daerah guna membahas mempercepat infrastruktur STQ Nasional di Sofifi.

Ketua Panitia Daerah STQ Nasional, Salmin Janidi usai pertemuan dengan tim mengatakan, kedatangan tim ke Maluku Utara ini dalam rangka perencanaan pelaksanaan STQ di Maluku Utara yang bakal dilaksanakan Oktober mendatang.

Karena itu, kita di Maluku Utara tinggal menunggu kekompakan dan kerja sama antara perangkat daerah dan pada bidang ini agar rencana sebelum STQ tingkat Nasional dilaksanakan terlebih dahulu di bulan Juni akan dilakukan launching logo STQ agar bisa digunakan.

Sementara untuk Pelaksanaan STQ, pembuatan Astaka utama sudah rampung 40 persen dan itu sudah tidak dapat dipisahkan. Semua itu akan sesuatu dengan peruntukannya.

Untuk Astaka utama, bakal kita manfaatkan disaat lomba karena sudah dibangun. Disamping itu, kita berharap agar panggung utama dalam penyelenggaraan itu bioground nya berkedudukan di depan mesjid raya Saffulkhairat, yang saat ini beralamat di Sofifi, Samping bundaran Jalan Kilo Meter 40.

“Insyaallah tempat nginap sudah melampaui batas perhitungan kita saat ini, namun target secara keseluruhan 1360 personil untuk menempati rumah. Tetapi, setelah dikalkulasi yang ada diluar dari 98 unit yang bakal di bangun itu kurang lebih Sudah 1800 sekian,”kata Salmin yang juga Kepala Bappeda Malut.

Menurutnya, ada sepek kurang lebih 400 kamar yang tidak ditempati (kosong), jadi kita kelebihan kamar untuk saat ini.

Ia mengatakan, untuk tamu mereka akan tinggal di hotel dan penginapan yang bisa ditempati, jadi untuk tamu diluar dari perumahan, sedangkan perumahan khusus untuk para kafilah saja.

Kata Salmin, dalam pelaksanaan STQ tingkat Nasional Pemprov Malut juga dibantu oleh kementerian Perhubungan berupa Bus untuk Transportasi darat sebanyak 25 unit yang ditanggung langsung oleh kementerian.

Lebih dari itu, Salmin Janidi juga memastikan, walaupun saat ini mesjid raya masih sementara dikerjakan tetapi ia yakin bisa dapat di pakai saat pelaksanaan STQ tingkat Nasional di Sofifi. (*)

104 View

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *