Bakti Sosial Operasi Katarak di Kota Tidore Kepulauan Resmi Berlangsung

oleh -343 Dilihat
oleh

Tidore – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta penyelenggaraan program-program promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan Daerah untuk mewujudkan masyarakat Tidore Kepulauan yang sehat, mandiri dan sejahtera.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Abdul Hakim Adjam saat mewakili Wali Kota menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak bersama PT. ERELA berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran KMK Universitas Gadjah Mada dan RSD Kota Tidore Kepulauan yang berlangsung mulai Tanggal 4 s/d 6 Agustus 2026.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, mengurangi angka gangguan penglihatan akibat katarak, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup para penerima manfaat. Semoga kerjasama dan kolaborasi yang baik ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan merata di Kota Tidore Kepulauan,” Harapnya.

Sahli Abdul Hakim Adjam juga mengucapkan selamat menjalani tindakan operasi untuk para pasien, semoga seluruh proses berjalan lancar, pasien segera pulih, dan dapat kembali beraktivitas bersama keluarga serta masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kesehatan mata melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala dan segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan penglihatan.

Product Manager PT. ERELA dr. Andriyani Tjahyaningsih Larosa dalam sambutannya mengatakan, Penglihatan merupakan anugerah yang sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, seperti membaca, memasak, bekerja, serta berbagai kegiatan lainnya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata menjadi hal yang sangat penting bagi setiap orang.

“Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka kebutaan di Indonesia masih termasuk yang tertinggi, dengan penambahan sekitar 200.000 kasus baru setiap tahunnya. Kondisi ini menjadi perhatian bersama dan memerlukan upaya penanganan yang berkelanjutan,” Ungkapnya.

dr. Andriyani menambahkan, PT Erela telah mendukung pelaksanaan bakti sosial operasi katarak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata, serta dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas penglihatan dan kualitas hidup para penerima manfaat.

Sementara, mewakili Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM, dr. Purjanto Tepo Utomo dalam sambutannya mengatakan, Kegiatan ini merupakan kegiatan yang kelima, dengan dua layanan utama, yaitu transplantasi kornea dan operasi katarak, penanganan terhadap kedua penyakit tersebut menjadi salah satu upaya penting dalam mengurangi angka gangguan penglihatan dan kebutaan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang baik dari rekan-rekan di Ternate dan Tidore, kedepan, kami akan melakukan tindak lanjut terhadap pasien katarak. Setelah kegiatan ini selesai, kami akan menempatkan petugas untuk melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap pasien. Selain itu, bulan depan dokter akan kembali datang ke sini untuk melaksanakan pemeriksaan dan tindak lanjut lanjutan bagi pasien katarak,” Jelasnya.

Usai acara ceremony pembukaan bakti sosial dilanjutkan dengan peninjauan ruang Tindakan Operasi Katarak oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Abdul Hakim Adjam didampingi Tim Dokter dan Tenaga Kesehatan. Adapun pasien yang telah terdata dalam registrasi dan siap mengikuti operasi katarak pada tanggal 5 Agustus 2026 sebanyak 31 pasien.(@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.