Terima Lencana Melati, Kalaksa BPBD Tidore: Pengabdian Adalah Tanggung Jawab

oleh -396 Dilihat
oleh

 TIDORE – Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar, menerima penghargaan Lencana Melati Gerakan Pramuka.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusinya dalam mendukung Gerakan Pramuka serta nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Muhammad Abubakar yang akrab disapa MA mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar tanda kehormatan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Salam Pramuka. Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, MA juga menyampaikan pesan reflektif tentang duri dan mawar. Menurutnya, setiap manusia selalu dihadapkan pada pilihan dalam menjalani kehidupan.

Tangan dapat digunakan untuk menolong atau menyakiti. Lisan dapat digunakan untuk menenangkan atau melukai. Begitu pula pengalaman hidup dapat menjadi alasan untuk menanam “duri” atau menghadirkan “mawar” bagi orang lain.

Ia menegaskan, ujian kehidupan tidak hanya datang saat seseorang mengalami kesulitan. Keberhasilan, kebahagiaan, kekayaan, bahkan pujian juga merupakan ujian.
“Ketika menangis, ujian kita adalah kesabaran. Ketika tersenyum, ujian kita adalah syukur,” demikian pesan yang dikutip MA.

Bagi MA, seseorang mungkin pernah disakiti, namun tetap memiliki pilihan untuk tidak menyakiti orang lain. Bahkan ketika memiliki kesempatan membalas, manusia masih dapat memilih memaafkan.

Pesan tersebut, kata dia, menjadi pengingat dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Lencana Melati yang diterimanya diharapkan tidak hanya menjadi penghargaan, tetapi juga pengingat untuk menjaga ketulusan, kerendahan hati, dan semangat kemanusiaan dalam setiap pengabdian.

Sebab, dalam setiap keadaan, manusia selalu memiliki pilihan: menjadi duri yang melukai atau mawar yang memberi manfaat. (@b) 

No More Posts Available.

No more pages to load.