DPRD Tidore Dorong Pengadaan Ambulans Laut untuk Warga Oba pada 2026

oleh -964 Dilihat
oleh

TIDORE – Akses kesehatan yang layak bagi masyarakat pesisir kembali menjadi sorotan. DPRD Kota Tidore Kepulauan berencana mengusulkan pengadaan ambulans laut pada tahun 2026 mendatang. Usulan ini ditujukan untuk melayani masyarakat di empat kecamatan wilayah Oba yang selama ini menghadapi hambatan serius saat harus dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Tidore.

Ketua Komisi III DPRD Tidore, Ardiansyah Fauji, menyampaikan bahwa kebutuhan akan ambulans laut bukan hal baru. Ia mengungkapkan bahwa suara masyarakat di Oba soal transportasi rujukan sudah berulang kali disampaikan dalam berbagai agenda reses. Namun hingga kini, belum ada langkah konkret yang menjawab kebutuhan dasar ini.

“Ambulans laut ini dulu pernah ada, tapi hanya di Oba Selatan. Sekarang sudah tidak ada karena persoalan biaya perawatan. Akhirnya masyarakat kembali pada kondisi awal: harus menyewa mobil dan speedboat sendiri,” ujar Ardiansyah saat ditemui pada Jumat, 6 Juni 2025.

Menurutnya, kondisi ini menyulitkan banyak keluarga pasien. Untuk bisa dirujuk, warga harus menyediakan dana minimal Rp2 juta. Bukan untuk pengobatan karena sudah ditanggung BPJS melainkan untuk ongkos sewa kendaraan dan perahu cepat.

“Ini ironi. Masyarakat dijamin pengobatannya, tapi tidak dijamin aksesnya ke rumah sakit. Ada keluarga yang terpaksa menunda rujukan hanya karena tidak cukup uang untuk transportasi,” kata politisi PDI Perjuangan itu.

Ardiansyah menjelaskan, aturan BPJS sebelumnya memang tidak mengizinkan klaim transportasi pasien jika menggunakan perahu cepat lokal. Namun kini sudah ada landasan hukum lewat Peraturan Wali Kota yang mengakomodasi penggunaan speedboat sebagai sarana rujukan resmi.

“Meski begitu, tantangan tidak selesai di sana. Ambulans darat di beberapa puskesmas juga dalam kondisi tidak layak. Ada yang rusak, tidak terawat. Ini juga harus dibenahi agar masyarakat tidak harus membayar ongkos sewa mobil pribadi lagi,” tambahnya.

DPRD Tidore, menurut Ardiansyah, akan memastikan usulan pengadaan ambulans laut masuk dalam prioritas anggaran 2026. Ia menekankan pentingnya kualitas armada yang akan disediakan.

“Kalau nanti benar-benar direalisasikan, speedboat yang dipakai harus punya spesifikasi yang mumpuni. Jangan asal beli. Harus tetap bisa berlayar di tengah cuaca buruk,” tegasnya.

Selain ambulans laut, Ardiansyah juga menyoroti perlunya peningkatan layanan operasional di seluruh puskesmas yang ada di wilayah Oba. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar seperti ini adalah bentuk nyata dari hadirnya negara di tengah rakyat.

“Kesehatan bukan soal layanan medis semata. Tapi soal bagaimana negara hadir dengan infrastruktur yang mendukung. Ambulans adalah bagian dari itu,” pungkasnya.(@b)

No More Posts Available.

No more pages to load.