Oknum ASN Rutan Soasio Berpotensi Dipecat, Karutan: Pengawasan Diperketat

TIDORE KEPULAUAN – WAA (28) ditangkap oleh anggota Ditresnarkoba Polda Malut pada Kamis, (24/10) di Pantai Tugulufa Tidore tepatnya di depan SPBU.

WAA yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Soasio Tidore dengan jabatan Kepala Regu Pengamanan (Karupan) itu, ditangkap atas kasus narkotika jenis ganja dengan berat 3,76 gram.

Penangkapan pegawai rutan tersebut dibenarkan oleh Kepala Rutan Klas II B Soa Sio Tidore, Wahyu Nurhayanto. Kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (05/11), Wahyu mengatakan, saat WAA ditangkap, dirinya sementara berada di Ternate.

“Kejadian itu di Tugulufa, mungkin sama staf saya ini lagi dikrocek kebenarannya karena berdasarkan laporan masyarakat ke Rutan Soasio. Petugas kroscek, apakah betul saudara WAA ini ditangkap oleh Polda terkait dengan Narkoba. Setelah di kroscek pukul 15.05 masuk via telepon ke saya dari staf Rutan Soasio. Bahwa pak izin, ada penangkapan salah satu anggota dari Rutan Soasio terkait masalah narkoba pukul 11.05 WIT,” kata Wahyu, menceritakan kronologis singkat penangkapan tersebut.

Adanya penangkapan itu, dirinya kemudian melaporkan kepada Kepala Kantor Wilayah Hukum dan Ham melalui bapak Kepala Kantor Wilayah Divisi Pemasyarakatan (Kadipas).

“Jadi kami melaporkan kronoligis semua kejadian, karena memang pada waktu itu, posisi saya masih di Ternate, ada kegiatan di hotel Muara,” jelasnya.

Dijelaskan, sesuai dengan aturan perundang-undangan dan juga yang diperintahkan kepada pihaknya di lapangan, bahwa apabila petugas ataupun warga binaan yang terlibat dalam narkoba segera diambil tindakan hukuman disiplin.

“Mungkin bisa berbentuk pemecatan,” kata Wahyu.

Dirinya juga mengatakan, terkait dengan masalah narkoba, dirinya sudah mewanti-wanti kepada pegawai Rutan maupun warga binaan agar hati-hati karena persoalan narkoba itu sangat berat.

“Karena memang keras sekali perintah dari menteri sudah jelas, ke kami juga sudah jelas, dan setiap briefing atau pun rapat, atau secara person saya selalu mengingatkan kepada regu pengamanan untuk selalu hati-hati yang namanya narkoba termaksuk juga pada warga binaan, hati-hati dan hati-hati,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan, untuk memastikan agar Rutan Soa Sio aman dari barang haram tersebut, dirinya telah memerintahkan untuk melakukan penggeledahan, mengecek jangan sampai terjadi.

“Biasanya terjadinya begitukan ada rententan, tapi Alhamdulillah sampai sekarang kami belum menemukan itu dan mudah-mudahan Rutan Soasio masih dalam posisi aman,” ujarnya.

Selain melakukan penggeledahan, pihaknya juga memperketat pengawasan, apalagi sudah ada pembentukan satuan operasional kepatuhan internal yang pengawasannya masuk ke ranah petugas dan warga binaan.

“Jadi pengawasan besuk kita perketat, kemudian pengawasan di belakang, umpamanya ada barang yang masuk kita geledah betul-betul barangnya itu, kemudian kita periksa pada semua, jangan sampai ada indikasi yang menjurus ke arah narkoba. Kita antisipasinya seperti itu,” akunya. (Red)

429 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *