Gubernur Malut Buka Kegiatan Porprov III Tahun 2019

HALSEL – Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba Lc, membuka secara resmi perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III Maluku Utara 2019 di Halmahera Selatan, Sabtu (14/12) pekan kemarin.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan Porprov III Maluku Utara ini.

“Pemerintah daerah dan selaku Pembina KONI Maluku Utara, Saya menyambut gembira dan bangga atas terselenggaranya acara ini. Dan kepada seluruh kontingen, saya ucapkan selamat datang dan selamat bertanding junjung tinggih sportifitas,” ungkapnya.

Gubernur mengatakan, saat ini berbagai tuntutan akan kemajuan disemua bidang, begitu juga di bidang olahraga yang membutuhkan atlet dan pelatih yang memiliki sumber daya serta kualitas menjadi sangat penting dan strategis.

“Perlu saudara-saudara ingat, terutama para atlit dan official, bahwa ini adalah iven bergengsi untuk menguji kekuatan dan kemampuan kalian. Disinilah kalian harus berjuang secara sungguh-sungguh untuk merebut tiket menuju iven PON tahun 2020 di Provinsi Papua,” katanya.

Kepada Bupati/Walikota dan seluruh Ketua KONI di daerah. Saya sampaikan terima kasih atas dukungannya sehingga Kabupaten/Kota dapat hadir untuk mengikuti Porprov di Halmahera Selatan ini. Semoga kontingen yang telah dipilih ini bisa memberikan yang terbaik bagi daerahnya masing-masing.

“Jadikanlah ajang Porprov ke-3 ini  sebagai ajang untuk menjalin persabahatan dan kekeluargaan. Semoga dengan Porprov ini juga dapat membangun sinergitas dan mampu melahirkan atlit-atlit yang professional dan kedepan dapat mengangkat nama baik daerah ini di ajang yang lebih bergengsi lagi,” pintahnya.

Sementara itu Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba, dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai tuan rumah, kami wajib untuk melayani seluruh tamu atau kontingen Kabupaten/Kota yang datang ke tanah Samargalila, bumi Saruma Halamera Selatan saat ini.

“Ajang Porprov ini juga menjadi sebuah momentum, untuk promosi daerah ini (Halsel) yang memiliki potensi besar di sektor Perikanan, Pertanian, Pertambangan dan Periwisata. Selain itu pihaknya juga akan memperkenalkan keragaman budaya melalui Festival Pesona Negeri Saruma,” ungkapnya.

Bupati juga melaporkan, bahwa acara pembukaan yang dipusatkan di lapangan GBK (Gelora Bahrain Kasuba) saat ini, merupakan lapangan yang dibangun menggunakan dana APBD Halsel. Ini semua dilakukan untuk meningkatkan minat bakat serta prestasi para atlet di kanca nasional maupun internasional.

“Gelanggang olahraga GBK ini dibangun pada suatu kawasan yang disebut dengan Sport tourism and shoping. Olehnya itu, disekitar GBK ini juga dibangun miniatur Monas (Monumen Saruma), miniatur Istana Negara, taman bunga, Mall, terminal, rumah Ibadah, pasar higenis dan jalan pantai dengan dua jalur dari Labuha-Panamboang dengan panjang 9,4 Km,” jelasnya.

Bupati juga berjanji, pada tahun 2020 di kawasan ini juga akan dibangun sircuit balap motor bertaraf internasional sepanjang 2 Km, juga akan merampungkan tribun utama GBK pada 2021. Olehnya itu kami meminta dukungan dari seluruh masyarakat dan stake holder daerah ini untuk sama-sama membangun daerah Halsel di masa yang akan datang.

Sementara itu Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Malut, Djafar Umar, dalam sambutannya mengatakan bahwa ajang Porprov ini merupakan ajang satu tingkat di bawah Pekan Olahraga Nasional (PON). Dimana ajang ini adalah untuk mempersiapkan para peserta atlet untuk berlaga pada ajang PON 2020 di Papua.

“Porprov ini dibagi menjadi dua level atlet (atlet elit dan altel junior/youth). Atlet elit yang telah lolos pra kualifikasi PON untuk semakin memantapkan diri dalam menghadapi PON 2020 di Papua, sedangan atlet junior dapat untuk mempersiapkan diri pada ajang-ajang nasional lainnya, termasuk juga PON 2024 yang akan berlangsung di Nangroh Aceh Darussalam,” ungkapnya.

Sebagai ketua umum KONI Malut, dirinya sangat menyayangkan dalam ajang Porprov yang bergensi ini, salah satu Kabupaten tidak mengikut-sertakan para atletnya untuk bertanding.

“Kami berharap kedepan, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, dapat mengikuti para atlet diajang olahraga pada semua ivent, termasuk Porprov ini,” paparnya.

Ketua panitia Porprov III, Jasman Abubakar, dalam laporanya mengatakan bahwa terdapat 9 Kabupaten/Kota yang mengikuti Porprov ini.
Kabupaten Pulau Morotai, ikut 7 cabang olahraga (Cabor) dengan jumlah 78 orang (65 orang atlit dan 13 orang official), Kota Tidore Kepulauan, 7 Cabor dengan jumlah 60 orang (41 orang atlit dan 19 orang official), Halmahera Timur, 7 Cabor dengan jumlah 68 orang (54 orang atlit dan 14 orang official), Halmahera Barat, 6 Cabor dengan jumlah 90 orang (75 orang atlit dan 15 orang official), Halmahera Selatan, 10 Cabor dengan jumlah 227 orang (160 orang atlit dan 67 orang official), Kota Ternate, 10 Cabor dengan jumlah 210 orang (157 orang atlit dan 53 orang official), Halmahera Utara, 8 Cabor dengan jumlah 93 orang (74 orang atlit dan 19 orang official) dan Halmahera Tengah, 6 Cabor dengan jumlah 103 orang (69 orang atlit dan 34 orang official).

Acara pembukaan yang berlangsung di Desa Tuokona lapangan GBK, dengan mengusung tema ‘Menjadi Juara di Bumi Saruma’ itu tampak hadir, Gubernur Malut, Ketua DPRD Malut, Bupati Halsel, Wabup Halsel, unsur Forkopimda Halsel, pimpinan OPD Malut dan Halsel, Ketua dan anggota DPRD Halsel serta para stake holder, para atlit/official serta ribuan masyarakat Halsel. (Hms)

63 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *