Hadiri Serasehan Sail Tidore Assisten II sampaikan pesan Gubernur

TERNATE – Pembukaan Serasehan Sail Tidore dan Festival Mahasiswa Maluku Utara (Malut) yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unkhair, bertajuk Menggelorakan Perekonomian Maluku Utara Dari Sektor Pariwisata dan UMKM bertempat di Taman Bung Hatta, Fakultas Ekonomi Unkhair berjalan dengan lancar, Rabu (12/02/20).

Assisten II Setda Provinsi Malut Umar Sangaji saat membacakan sambutan tertulis Gubernur menyampaikan, Pemerintah Provinsi menmyambut baik dan merasa bangga atas terselenggranya kegiatan ini.

Dengan adanya kegiatan ini, menunjukan bahwa ditengah pergeseran budaya saat sekarang, kaum muda yang lebih khusus lagi mahasiswa Maluku Utara masih memiliki rasa kepedulian yang begitu tinggi dan mampu berkarya untuk negeri tercinta.

Umar juga mengatakan keinginan dari pak Gubernur agar memanfaatkan kesempatan yang baik ini, untuk dapat mengaktualisasikan diri demi masa depan yang cemerlang. “Ukirlah prestasi biarkan dunia mengenalmu karena prestasi/karya yang kau berikan untuk daerah pasti akan selamanya diingat,” kata Umar mengutip pesan Gubernur.

Selain itu, dirinya juga berharap agar kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, namun terus dihadirkan dengan memperbaiki diri, mengevaluasi kekurangan-kekurangan yang terjadi demi peningkatan yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Sementara diwaktu yang sama, Walikota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim dalam sambutannya, dirnya menyentil soal mendekati persiapan memperingati napak tilas perjalanan 500 tahun ekspedisi magelhaens yang akan dilaksanakan pada 2021 mendatang telah melakukan banyak hal telah kita lalui,” akuinya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa Kota Tidore Kepulauan telah dinobatkan menjadi tuan rumah setelah melakukan pertemuan yang ke 10 dengan 30 Walikota di sevila, spanyol pada tahun lalu,” ucapnya

Olehnya itu, “Kami sudah siap menjadi tuan rumah yang terbaik,” tuturnya.

Selain itu, pada pelaksanaan Sail Tidore dirinya bersama Gubernur telah mengantarkan program ke Pemerintah Pusat kurang lebih waktu pelaksanaannya selama 45 hari.

“Saya bersama Gubernur telah melakukan pertemuan dengan Menkomaritim untuk membicarakan terkait pasca Sail Tidore ada tawaran untuk membangun jembatan penghubung antara Ternate dan Tidore,” akunya.

Kami telah mengusulkan anggaran sebesar 7 Triliun pada pelaksanaan Sail Tidore sehingga dengan anggaran tersebut dapat mengembangkan sektor pariwisata dan UMKM yang ada di Malut,” pintahnya.

Sementara Rektor Unkhair Husen Alting pada kesempatan yang sama menyampaikan, ini adalah satu kontribusi mahasiswa kita terhadap pelaksanaan Sail Tidore. Dikatakannya pelaksanaan Sail Tidore dalam padangan kampus bukan hanya untuk tidore tetapi Malut. “Ketika kita berbicara Sail Tidore itu kita berbicara Malut,” katanya.

Harapannya, Sail Tidore harus memiliki dampak ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Malut.

Selain itu, dirinya meminta agar APBD tidak diperuntukan untuk makan minum bagi para tamu yang berkunjung melainkan harus didorong dalam peningkatan fasilitas pengembangan ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan Festival Mahasiswa Maluku Utara yang bertajuk “FM2020 Kolaborasi, kreasi, Prestasi yang digagas oleh BEM unkhair ini dalam rangka mewujudkan kreatifitas mahasiswa. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan 15 jenis kegiatan dan itu dilaksanakan selama enam bulan terhitung sejak Ferbruari-Juni 2020 akan datang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Sekot Tenate Thamrin Alwi, Kepala BI Perwakilan Malut Gatot Miftahul Manan, Forkopimda Pemprov Malut dan Kota Tenate, Forum Rektor Se Malut, Dekan Se Universitas Khairun, Ketua DPD KNPI Malut dan Kota Ternate. Selain itu juga dihadiri oleh peserta yang berasal dari Mahasiswa Unkhair. (MS/Jan)

257 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *