Disnaker Malut Gelar Pelatihan Genjot Peningkatan SDM, Produktivitas dan Wirausaha Baru

TERNATE – Upaya untuk menggenjot peningkatan Sumber daya manusia dan produktivitas dalam wirausaha baru produktif di Provinsi Maluku Utara, Bali Produktivitas Kendari bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Malut melaksanakan pelatihan kepada 70 (tujuh puluh) orang peserta yang terdiri dari UKM/Perusahaan di Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara yang berlangsung di Aulal Hotel Grand Dafam Ternate. yang dimulai dari hari ini 12 sampai 16 Februari 2020, Rabu (12/2/20).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala UPTP Balai Peningkatan Produktivitas Kendari Dra. Andi Asriani Koke, MM., Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara, Kepala BLK Ternate, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara.

Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, Lc dalam sambutannya yang bacakan Seketaris Daerah Provinsi Maluku Utara Drs. Samsuddin A. Kadir, dirinya menyampaikan terimakasih kepada Kepala Balai Peningkatan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja RI karena telah memilih Maluku Utara sebagai salah satu lokasi dalam pelaksanaan pelatihan ini. “Bagi kami kegiatan semacam ini merupakan sebuah kesempatan bagi masyarakat kami, terutama para pelaku ekonomi,” ucap Gubernur.

Dikatakannya, lanjut Sekda, “saat ini kita sedang menghadapi berbagai masalah sekaligus tantangan diantaranya, Ketidak seimbangan antara pencari kerja dengan lapangan kerja produktif, di samping itu rendahnya kualitas angkatan kerja, serta Kurangnya motivasi dan mindset masyarakat untuk menciptakan lapangan kerja sebagai wirausaha (usaha mandiri). Pada umumnya masyarakat bersifat pasif dan cenderung senang mencari pekerjaan atau bekerja pada orang lain,” jelasnya.

Mencermati masalah yang demikian inilah, maka semua pelaku usaha maupun yang akan membangun usaha untuk memenuhi kebutuhan peningkatan produktivitas ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja dan penguatan daya saing perusahaan. Apabila produktivitas perusahaan meningkat maka para pekerja di perusahaan tersebut juga turut merasakan manfaat dalam bentuk kondisi kerja akan lebih baik dan penghasilan akan meningkat. Lanjut Gubernur

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur juga memberikan pesan serta berharap kepada peserta agar didalam pelatihan ini betul-betul diperhatikan dan diikuti dengan seksama, sehingga dapat memahami pentingnya kewirausahaan dan peningkatan produktivitas dalam upaya pengembangan dan meningkatkan usaha.

Perlu dipahami pula bahwa pengembangan kewirausahaan dan peningkatan produktivitas merupakan kegiatan mengembangkan potensi keterampilan dan kemandirian usaha. Ini bertujuan untuk mendorong kreativitas, inovasi, keberanian melakukan terobosan dan kecepatan mengambil keputusan sesuai dengan arahan pembangunan nasional dengan memperhatikan karakteristik daerah,” tutup Gubernur.

Sementara, Kepala UPTP Balai Peningkatan Produktivitas Kendari Dra. Andi Asriani Koke, MM., dalam laporannya menjelaskan bahwa sesuai Permenaker No. 22 Tahun 2015 tentang Organisasi dan tata kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang Produktivitas, BPP Kendari mempunyai wilayah kerja 10 (sepuluh) Provinsi di Indonesia Timur yang meliputi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Andi Asriani juga mengatakan, Pada tahun 2020 BPP Kendari akan melaksanakan kegiatan-kegiatan sebagai upaya peningkatan produktivitas tenaga kerja dan UMKM yaitu, Pelatihan Peningkatan Produktivitas sebanyak 107 paket (2.675 Orang), Pelatihan Wirausaha Baru Produktif sebanyak 75 Paket (1.500 Orang), serta Bimbingan Konsultansi Peningkatan Produktivitas Perusahaan sebanyak 15 Paket (75 Perusahaan/150 Orang). (MS)

48 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *