Di Tengah Wabah Virus Corona, Poktan Tunas Mulia Berhasil Memanen Bawang Merah

TIDORE KEPULAUAN – Kelompok Tani (Poktan) Tunas Mulia, Desa Kosa, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, berhasil memanen dan menanam kembali bawang merah, di tengah mewabahnya virus corona yang melanda tanah air.

Ketika semua orang nyaris berada dalam kondisi was-was bahkan ketakutan di saat upaya pemerintah kota mencegah penyebaran penyebaran virus yang mematikan ini di wilayah Kota Tidore Kepulauan, Poktan yang dipimpin Sukemi ini, berhasil memanen perdana bawang merah sebanyak 15 ton dan menanam kembali bawang tersebut di atas lahan seluas sekitar 1 hektare.

Panen dan tanam kembali bawang merah yang berlangsung di lokasi transmigrasi Kosa, Kecamatan Oba, Sabtu pagi, (28/3) tersebut, dipimpin langsung oleh Walikota Capt. H. Ali Ibrahim didampingi Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Provinsi Maluku Utara (Malut), Rizal Ismail, SP. M.Si, Kadis Pertanian Kota Tidore Kepulauan, Imran Yasin, SP, Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Malut, Jabir Ibrahim, SH. MH, empat orang Pimpinan OPD Kota Tidore Kepulauan, Camat Oba Halid Tomaidi dan para kepala desa di Kecamatan Oba.

Walikota Capt. H. Ali Ibrahim, MH, di sela-sela panen perdana dan tanam kembali bawang merah, menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Poktan Tunas Mulia, yang terus berjuang memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta ekonomi petani, meskipun situasi daerah dalam kondisi tanggap darurat menghadapi virus corona.

“Saya menyampaikan terima kasih, penghargaan dan dukungan kepada Kelompok Tani Tunas Mulia, Desa Kosa Trans, Kecamatan Oba. Bapak dan ibu sekalian telah bekerja keras dan berjasa dalam membantu kebutuhan orang banyak di wilayah ini, meskipun wabah virus corona telah menimbulkan rasa takut masyarakat,” ungkap Ali Ibrahim.

Pada kesempatan itu, walikota bersama pemerintah provinsi melalui Dinas Pertanian Provinsi Malut menyanggupi permintaan petani untuk memenuhi sejumlah kekurangan alat dan mesin pertanian yang mereka hadapi. Ali Ibrahim menyerahkan langsung bantuan hand sprayer atau alat penyemprot hama bawang dan kofo atau alat pengering bawang kepada Poktan Tunas Mulia di lokasi panen, sementara Kabid Jabir Ibrahim menyangupi bahwa Dinas Pertanian Malut akan menambah lagi dua buah alat dan mesin pertanian cultivator yang digunakan petani untuk pengolahan tanah.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan, Imran Yasin, melaporkan bahwa menindaklanjuti program pengembangan Kawasan Tidore Kepulauan sebagai sentra produksi bawang merah di Maluku Utara serta ditetapkan  Kota Tidore oleh Kementerian Pertanian sebagai Kawasan pengembangan komoditas bawang merah, cabai dan jeruk, maka pada tahun 2019 daerah tersebut mendapat alokasi kegiatan tanam bawang merah, cabai dan jeruk masing-masing seluas 25 hektare dari kegiatan tugas pembantuan Dinas Pertanian Provinsi Malut.

Menurut Imran Yasin, untuk tahun anggaran 2020, Kota Tidore Kepulauan kembali mendapat alokasi kegiatan tugas pembantuan hortikultura tanaman bawang merah seluas 30 hektare dan cabai 40 hektare. Luas panen tanaman bawang minggu ke 4 di bulan Maret 2020 di Kecamatan Oba seluas dua haktare dengan perkiraan produksi kurang lebih 30 ton dan tanaman aneka cabai sekitar 2 ton.

“Dengan demikian, maka stok pangan khusus Barito, (bawang, rica, tomat), untuk Kota Tidore Kepulauan masih tetap aman dan terjangkau menjelang bulan suci Ramadhan,” terang Imran.

Usai panen perdana dan tanam kembali bawang merah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aman Mandiri Kota Tidore Kepulauan, langsung membeli sebanyak 5 ton bawang merah. “Kami membeli sebanyak 5 ton, untuk menambah cadangan stok bawang merah yang kami miliki saat ini,” ujar Direktur Utama BUMD Aman  Mandiri, Noval Kasman. (Humas)

74 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *