Sekprov Malut Buka MTQ ke-28 Tingkat Provinsi di Halteng

Kota Weda – Pembukaan kegiatan Seleksi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-28 tahun 2020 di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) oleh Sekertaris Daerah Provinsi Maluku Utara (Malut), Samsuddin A. Kadir berlangsung dengan meriah, dihadiri ribuan warga masyarakat di Kota Weda dan sekitarnya.

Turut hadir Sekertaris Daerah Provinsi Malut, Samsuddin A. kadir, Bupati Halteng Edi Langkara dan Wakil Bupati Abdul Rahim Odeyani dan unsur-unsur forkopimda Provinsi Malut dan kabupaten kota se Malut. Sebelum pembukaan MTQ di awali dengan teater pembukaan yang ditampilkan oleh putra dan putri fogoguru di Kota Weda, Selasa (15/9/20).

“Selamat datang di bumi Fogagoru, Bapak Gubernur Malut atau di wakili Sekdaprov Malut dan seluruh jajarannya serta seluruh unsur Forkopimda karena telah datang di Kota Weda walaupun sempat diguyur hujan sedikit-sedikit, “sedikit sedikit hujan, semoga ini menjadi rahmat, rahmat bagi Weda Tengah dan Malut, “kata Edi Langkara, Bupati Kabupaten Halteng dihadapan ribuan penonton.

Lanjut Edi Langkara, “Kami menyambut saudara sekalian dengan sprit Fogagoru, sprit cinta, sprit kasih serta sprit rahmatan lilalamin, saling hormat dan saling menyayangi, “ujarnya dengan semangat.

“Saya atas nama rakyat dan pemerintah Halteng, sebagai tuan rumah penyelenggara MTQ ke-28 tingkat Provinsi Malut tahun 2020 di Halteng ini berharap semoga penyelenggaraan MTQ yang dilaksanakan di bumi Fogagoru ini dapat memperteguh ikatan ihya sebagai ikatan iman dan spritual yang dikaruniakan Allah kepada hambanya yang beriman dan bertaqwa, “ucapnya.

Kata Edi, tema MTQ 2020 ini masih memiliki standaran dengan bulan Ramadhan, bulan Muharam 1443 H. Dalam bulan Muharram terdapat suatu peristiwa penting dimana bulan tersebut mengawali kebangkitan Islam yakni hijriah nabi besar Muhammad SAW.

“Panggung mimbar Tilawatil Quran ini kami bangun dengan desain inspirasi suasana mesjid Nabawi yang mulia dan ditandai dengan Kuba hijau, mimbar Rasulullah serta tanah Raudhah. Keseluruhan desain ini mengandung historis dan filosofi dengan penuh makna, “jelasnya.

Kami berharap, melalui MTQ ini dapat mendorong dan menginspirasi masyarakat Moluku Kieraha, khususnya masyarakat Fogagoru untuk berhijrah dengan memaknai menuju Al-Qur’an dan Sunnah dengan senantiasa menghargai nilai-nilai budaya Islam yang disepakati masyarakat madani, masyarakat hijriah dan maju berlandaskan nilai-nilai kasih sayang.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Edi juga mengatakan, pemerintah daerah Halteng dalam rangka menyuguhkan yang terbaik bagi seluruh kafilah dari Malut yang datang di kota weda ini kami juga menghadirkan Qori terbaik internasional H. Darwin Hasibuan.

Sementara, Sekda Provinsi Malut Samsuddin A. Kadir ketika membacakan sambutan gubernur Abdul Gani Kasuba mengataakan, “Saya sangat mengapresiasi para tamu dari qori dan Qoriah serta Hafizh dan Hafizah, para mufasil dan mufasilah terbaik dari utusan masing-masing kabupaten kota di Malut yang hadir pada hari ini.

“MTQ merupakan kegiatan yang sudah menjadi satu tradisi dan melekat dalam kultur masyarat dan bangsa kita. Kehadiran MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat,”ucapnya.

Karena itu, saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Halteng selaku tuan rumah MTQ ke 28 tingkat provinsi, sebab dengan segala upaya dilakukan guna mengoptimalkan dan mensukseskan pelaksanaan MTQ hari ini.

Kami berharap, dengan dilaksanakannya MTQ ini dapat memiliki makna dan nilai tersendiri bagi penyejuk dan perekat keberagaman masyarakat Malut.

Apalagi keadaan seperti sekarang ini, kita masih berada di dalam kondisi pandemi Covid-19, samapi saat ini belum benar-benar berakhir serta saat ini kita masuk pada momentum pilkada 2020, sehingga perlu terus menjaga kebersamaan dan persaudaraan dalam menghadapi segala perbedaan yang ada,”ajaknya.

Selain menjadi momentum MTQ, sangat diharapkan pelaksanaaan MTQ yang dilakukan di Halteng dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk menggali potensi ekonomi daerah dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, saya ingatkan kepada anggota Hakim MTQ agar dapat memberikan penilaiannya yang jujur. Karena, sejatinya pelaksanaaan MTQ adalah sarana untuk memuliakan Al-Qur’an dan membunyikan nilai nilai yang terkandung didalamnya sebagai pedoman hidup dalam masyarakat.

Karena itu, dengan mengharapkan ridho Allah SWT maka dengan mengucapkan bismillah hirohman Nurohim, MTQ ke 28 Provinsi Malut saya nyatakan dibuka secara resmi.

Kemudian kegiatan pembukaan ini ditandai dengan pemukulan beduk dan menekan tombol sirenay serta dilanjutkan dengan pembacaan lantunan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ustadz Darwi Pasibuan.

Sebagai informasi, Seleksi MTQ tingkat Provinsi Malut ini diikuti oleh 285 orang yang terdiri dari 148 orang putra dan 137 orang putri. (*)

158 View



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *